Berita

Koopsau I Simulasikan Penanggulangan Kebakaran

Dibaca: 1 Oleh 14 Des 2020Tidak ada komentar
Koopsau I Simulasikan Penanggulangan Kebakaran
#TNIAU 

TNI AU. Dalam rangka penanggulangan dalam menghadapi terjadinya kebakaran, Staf Keselamatan Terbang dan Kerja (Lambangja) Koopsau I mengadakan simulasi cara menghadapi dan tindakan yang dilakukan apabila terjadi kebakaran yang bekerjasama dengan Anggota Pemadam Kebakaran (PMK) Lanud Halim Perdanakusuma, yang berlangsung di Lapangan Olahraga Makoopsau I, Senin (14/12).

Kegiatan simulasi ini dilaksanakan sesuai programn kerja Koopsau I Tahun Anggaran 2020 Triwulan keempat. Acara simulasi yang dihadiri oleh Kalambangja Kolonel Nav Ego Mustafa Tahrir dan anggota Koopsau I ini berlangsung secara serius namun santai, mengingat pentingnya manfaat simulasi pemadaman kebakaran tersebut sebagai bekal pengetahuan dan pemahaman bagi anggota.  Untuk itu anggota dengan antusias mendengarkan penjelasan tentang sumber kebakaran dan cara menangani apabila terjadi kebakaran di lingkungan tempat tinggal maupun perkantoran, yang disampaikan oleh salah satu anggota PMK Lanud Halim Perdanakusuma Serma Subiyanto.

Dalam penjelasannya, Serma Subiyanto mengatakan bahwa definisi Kebakaran adalah api yang tidak terkendali, meskipun api besar tp masih bs dikendalikan seperti tungku besar di pabrik-pabrik tidak digolongkan kebakaran. Sumber dari kebakaran ada 4 yaitu manusia, kecerobohan, kesengajaan dan alat/benda penghantar timbulnya api. Selain itu dalam simulasi ini diperkenalkan alat pemadam kebakaran (ALPEKA) dan penggunaannya, berupa tabung yang selama ini terlihat di beberapa satker di lingkungan Makoopsau I, diantaranya jenis alpeka Co2, DCP (Dry Chemical Powder), Foam, Fire Blanket dan alat pemadam kebakaran ringan konvensional.

Sedangkan cara mengatasi apabila sebelum maupun sudah terjadi kebakaran sebagai contoh apabila tercium bau gas dari kebocoran tabung gas, diharap agar tidak panik, tidak menyalakan sesuatu yang memicu timbulnya api, mencabut kepala selang dari tabung dan membawa menjauh dari tempat asal.  

Pada simulasi tersebut juga dilaksanakan cara penggunaan alpeka yang gunanya untuk memadamkan api, sebagai langkah awal dengan cara tradisonal yaitu membasahi goni dengan air dan ditutupkan pada obyek yang terbakar dari arah datangnya angin, dan juga beberapa penggunaan tabung alpeka, hal ini dilakukan apabila tim Pemadam Kebakaran belum tiba.

Koopsau I Simulasikan Penanggulangan Kebakaran

Baca juga:  Serah Terima Pengelolaan Belanja Pegawai

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel