Berita

Koperasi Ditengah Perdagangan “Bebas”

Dibaca: 3 Oleh 22 Mei 2010Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Dengan di berlakukannya perdagangan bebas di beberapa daerah di Indonesia menyebabkan produk-produk luar negeri di Indonesia menjadi mudah di temukan dan membanjiri pasar domestik sampai kepelosok, hal ini berdampak terhadap kelangsungan perkoperasian yang ada di instansi-instansi pemerintahan maupun koperasi yang di kelola swasta, sehingga terjadi dampak persaingan yang ketat.

 

Demikian di sampaikan Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsekal Pertama TNI Bagus Puruhito dalam sambutannya saat menghadiri rapat anggota tahunan puskopau Lanud Halim Perdanakusuma di gedung Graha Dirgantara Pondok Gede Jakarta Timur. Rabu [14/4].

 

Acara tersebut di hadiri oleh Ketua Dekopinwil DKI Jakarta, Kepala dinas Koperasi dan UKM DKI Jakarta dan para Ketua dan pengurus Primer koperasi yang ada di jajaran Lanud Halim .

 

Di era persaingan yang terbuka inilah katanya, tantangan yang paling mendasar bagi perkoperasian di Indonesia adalah bagaimana koperasi dan pengusaha kecil menengah mempertahankan pangsa pasar domestik, dan bagaimana koperasi mampu menerobos pasar yang lebih luas lagi. Oleh sebab itu, koperasi sebagai bagian dari perekonomian nasional harus dapat menyesuaikan dengan berbagai perubahan yang terjadi dengan meningkatkan daya saing, koperasi dituntut agar efesien dan produktif, memperhatikan kualitas produk dan jasa yang dihasilkan, kontinyuitas pelayanan harus tepat waktu dan tepat jumlah, dan mampu memperkuat jaringan usaha yang lebih menyakinkan terhadap konsumen. Hal ini bisa terlaksana apabila didukung dengan manejerial yang profesional.

Baca juga:  Danlanud Supadio Sambut Kunjungan Tim Lemhanas RI

 

Yang tidak kalah penting katanya adalah bagaimana Puskopau dan Primer koperasi memberikan pelayanan terhadap anggotanya sehingga manfaat koperasi yang dibentuk secara mendasar ini akan dapat dinikmati oleh anggota dan keluarga besar Lanud Halim Perdanakusuma seperti halnya dalam simpan pinjam sehingga dapat meringankan anggota dalam mengatasi kesulitan ekonomi keluarganya.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel