Berita

Korban Pengeroyokan Kopassus, Serma Zulkifli meninggal

Dibaca: 58 Oleh 03 Jun 2015Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Pasca kejadian di Cafe Bima Sukoharjo, 4 Korban yang sempat dirawat di RS DR Oen Solo akhirnya 2 korban dirujuk ke Ruspau DR Hardjolukito Yogyakarta. Saat masuk ke Ruspau Hardjolukito 2 korban tidak sadarkan diri atas nama Pelda Teguh Prasetyo anggota Skatek 042/IWY sedang korban yang lain atas nama Serma Zulkifli anggota Sarban Dislog Mabesau. Setelah dirawat selama 24 jam akhirnya Serma Zulkifli menghembuskan nafas terakhir. Menurut rencana jenasah akan disemayamkan di rumah duka Jl Nusa Indah RT 12/04 Kec Ciracas Jaktim.

Rabu (2/6) Almarhum Serma Zulkifli diupacarakan militer oleh TNI AU, sebelum diberangkatkan ke Rumah duka di Kec Ciracas Jakarta Timur. Almarhum meninggalkan 1 putra yang sudah menginjak dewasa (17 th) dari pernikahan dengan Ika Sari Dewi (39 th). Berangkat dari Ruspau pukul 12.30 dan sempat di semayamkan di baseops Lanud Adisutjipto , menunggu kedatangan pesawat TNI AU Herky A-1327 dari Wajo-Adi- Hlm. Keluarga Almarhum disambut oleh Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Imram Baidirus, SE. Turut mendampingi keluarga Serma Zulkifli Istri, anak, orang tua dan kerabat dekat.

Baca juga:  Peresmian Kantor PIA Ardhya Garini Cab.5/D.II Lanud I Gusti Ngurah Rai

Sehari sebelumnya Wadan Group 2 Kopassus dan Dandenpom menjenguk korban di Ruspau Hardjolukito selanjutnya pada hari yang sama Wadanjen Kopassus berangkat ke Group 2 untuk investigasi, pada hari sebelumnya dinyatakan tersangka sebanyak 3 orang namun atas penyelidikan selanjutnya tersangka menjadi 12 orang.

Serma Zulkifli menghembuskan nafas terakhir pukul 21.30 di rumah sakit Hardjolukito dan dilakukan outopsi di RS Sardjito pada pukul 01.17 hingga 05.21 sedangkan hasil otopsi forensik akan dilaporkan oleh pihak dokter hari Rabu besok (3/6). Menurut keterangan Kapentak lanud Adisutjipto Mayor Sus Hamdi Londong Allo, SS korban yang masih berada di Ruspau hardjolukito Pelda Teguh Prasetyo sampai sekarang juga masih dalam kondisi koma dan butuh perawatan khusus. Sedang 2 korban yang sempat dirawat di RS DR Oen sudah meninggalkan rumah sakit. Semoga permasalah ini segera selesai, dan pelaku pengeroyokan segera dihadapkan di meja hijau demikian pernyataan dari Kapentak Lanud Adisutjipto.

Di tempat terpisah Karuspau Dr Hardjolukito Marsma TNI dr. Beny Tumbelaka juga memberikan keterangan bahwa korban pengeroyokan bertambah satu lagi yang di rawat di RS. Hardjolukito atas nama Letda Sus. Wahyu Jatmiko.

Baca juga:  Apel Gelar Pasukan Pam VVIP Kunker RI-1di Wilayah Papua 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel