Berita

Korpaskhas Terus Mendharma Baktikan Diri Untuk Masyarakat

Dibaca: 20 Oleh 18 Okt 2011Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Pada era seperti sekarang, Korpaskhas selalu aktif mendharma baktikan dirinya untuk membantu kesulitan masyarakat. Dalam melaksanakan operasi SAR seperti yang terjadi pada musibah jatuhnya pesawat Cassa 212 di gunung Bahorok baru-baru ini, terbukti bahwa prajurit paskhas diturunkan kelokasi pesawat untuk melaksanakan Rescue.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat dalam sambutannya yang dibacakan komandan Korpaskhas Marsekal Pertama TNI Amarullah, pada Upacara HUT Ke-64 Korpaskhas yang berlangsung dilapangan merah Markas Komando Korpaskhas, Lanud Sulaiman Bandung, Senin (17/10).

Kasau mengingatkannya, Memaknai suatu peringatan, seperti halnya sekarang, bukan pada pelaksanaan perayaannya melainkan bagaimana tekad yang akan dilakukan kedepan untuk berbuat yang lebih baik demi masyarakat, bangsa dan negaranya. inilah esensi yang harus dipahami seluruh prajurit Korpaskhas dalam memperingati hari ulang tahunnya.

Perjuangan dan pengabdian Korpaskhas dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan terus berlanjut seiring dengan tuntutan tugas yang diberikan kepada Angkatan Udara. Korpaskhas sebagai bagian dari satuan jajaran TNI Angkatan Udara dalam melaksanakan tugasnya tidak terlepas dari upaya mensukseskan tugas yang diemban Angkatan Udara dalam pertahanan negara matra udara. Tambahnya.

Baca juga:  Respon Cepat TNI Angkatan Udara Untuk Luwu Utara

Perjuangan Korpaskhas sebagai satuan yang memiliki tugas-tugas khusus dilingkungan telah banyak dharma bakti dan sumbangsihnya dalam membangun negara, baik pada pelaksanaan operasi militer untuk perang maupun operasi militer selain perang. pada era perang kemerdekaan, operasi militer untuk perang yang dilakukan prajurit Korpaskhas telah banyak memberikan andilnya dalam menyatukan kembali wilayah kedaulatan NKRI dari cengkraman penjajah Belanda. Lanjut Kasau.

Berkaitan bidang pembinaan personel menurut Kasau, profesionalisme prajurit terus dan harus dipertahankan serta lebih ditingkatkan sesuai dengan cita-cita para pendahulu yaitu menjadikan Korpaskhas yang mampu menjawab segala tantangan tugas dimasa depan, sejalan dengan motto korpaskhas ”Karmanye Vadikaraste Mafalesu Kadatjana”, yang berarti ”bekerja tanpa menghitung untung dan rugi”.

Untuk itu, beragam penugasan yang dijalankan Korpaskhas harus dapat dijadikan pengalaman bagi prajuritnya dalam meningkatkan dan mengembangkan kekuatan dan kemampuan ke depan baik secara individu maupun satuan. sehingga dengan bekal pengalaman penugasan baik pada pelaksanaan OMP maupun OMSP menjadikan Korpaskhas kini telah tumbuh dan berkembang menjadi salah satu andalan sekaligus kebanggaan, yang dipercaya menjadi kekuatan pasukan pemukul Angkatan Udara di darat dengan ciri khas yang berbeda dengan pasukan lainnya.

Baca juga:  Farewel Golf Mantan Panglima Penjaga Langit Kosekhanudnas II

Kasau Menegaskan, Korpaskhas sebagai salah satu pasukan satuan tempur angkatan udara, dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) telah turut andil dan berpartisipasi dalam memberikan bantuan dan pertolongan serta penanggulangan terjadinya bencana alam. korpaskhas dalam rencana gelar harus mengambil tindakan cepat dan cermat sehingga tenaga dan bantuan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang terkena musibah.

Keterlibatan prajurit Korpaskhas dalam berbagai penugasan seperti tugas keluar negeri, baik dalam misi perdamaian dunia maupun dalam tugas belajar terus berkelanjutan dan bertambah. dengan akan datangnya senjata penangkis udara PSU Canon Oerlicon kaliber 35 mm yang dilengkapi dengan Radar dan Rudal jarak pendek Cyron, diharapkan akan menambah kemampuan dan kekuatan Alutsista Korpaskhas dalam melaksanakan tugasnya.

Berkaitan dengan program latihan dilaksanakan berdasarkan daur latihan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut yang diawali dari latihan perorangan, satuan, antar satuan serta latihan gabungan sebagai sarana uji doktrin dan peningkatan kemampuan prajurit, sedang untuk latihan bersama dengan negara lain sebagai sarana study banding tukar pengalaman. Tekannya,

Kasau berharap kedepan, semangat, dedikasi, motivasi dan profesionalisme korpaskhas tetap eksis sebagai salah satu satuan tempur angkatan udara, sebagaimana eksisnya satuan tempur udara dalam mengawal, menegakkan serta mengamankan keutuhan wilayah NKRI di udara.

Baca juga:  Dankodiklatau : Waspada Virus Covid 19

Prajurit Korpaskhas sebagai prajurit pasukan yang memiliki kekhasan tersendiri dalam mendukung operasi militer yang dilakukan kekuatan udara dan saya sangat menyadari arti pentingnya profesionlisme demi suksesnya tugas yang menjadi tanggung jawabnya.

Pembangunan kemampuan dan profesionalisme akan terwujud bila adanya konsistensi dan kesinambungan upaya pembinaan yang dilakukan secara terarah, terprogram dan berkelanjutan baik dari aspek moralitas yang tercermin dalam disiplin, jiwa korsa dan semangat juang yang tinggi maupun aspek olah keprajuritan yang dapat diandalkan. Jelasnya.

Sebagai prajurit yang memiliki jiwa besar, dan tidak pernah melupakan jasa dan pengorbanan yang telah didharma baktikan para pendahulu, maka sudah sepantasnya kita berikan penghormatan dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pendahulu dan para senior korpaskhas, yang telah merintis, membangun serta mengorbankan jiwa dan raganya untuk NKRI. Tegasnya.

Hadir pada kesempatan tersebut Mantan kepala Staf TNI AU dan juga mantan Dankorpaskhas Marsekal TNI (Pur) Subandrio, Marsdya TNI (Pur) Budi Santoso, Marsekal Pertama TNI Daromi, Marsekal Pertama TNI (Pur) Putu Sulatra, Marsekal Pertama TNI (Pur) Harri Budiono.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel