Berita

Kosek Hanudnas II Force Down Pesawat Asing

Dibaca: 7 Oleh 23 Okt 2014Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Makassar. Rabu, (22/10). Kosek Hanudnas II yang dipimpin langsung Panglima Kosekhanudnas II Marsekal Pertama TNI Tatang Harlyansyah, S.E, Melaksanakan Operasi penyergapan terhadap pesawat tanpa ijin yang melintas di wilayah Kosekhanudnas II tanpa ijin.

Berawal dari laporan dari MATSC yang menginfokan flight plan pesawat yang belum ada ijin akan melintas di atas wilayah Indonesia. Lalu MCC Makassar juga menangkap melalui Radar Ambon adanya pesawat type BE-95 dengan callsign VH-RLS yang mencurigakan masuk tanpa ijin dan dokumen resmi pada pukul 07.41 WITA . Pesawat ini semula akan melaksanakan penerbangan dengan rute dari Darwin ke Cebu (Philipina) melalui jalur A-461.

Panglima Kosekhanudnas II langsung merespon dan memerintahkan Asintel Kosekhanudnas II Letkol Pnb Bambang Juniar untuk menyelidiki status pesawat tersebut, serta memerintahkan Asops Kosekhanudnas II Kolonel Pnb Fajar Adriyanto agar segera menyiapkan pesawat Sukhoi 27/30. Penerbangan tersebut langsung inyatakan sebagai Black Flight pada pukul 07.51 WITA, dan Pangkosek segera menginfokan kepada Panglima Kohanudnas.

Selama masa persiapan, Panglima bekerjasama dengan MATSC (Makassar Air Traffic Centre) secara terus menerus memerintahkan lewat radio ATC kepada pesawat tersebut untuk keluar dari wilayah NKRI. Namun peringatan tersebut tidak digubris dan pesawat tetap melaksanakan penerbangan ke arah Ambon. Melihat gejala yang tidak bersahabat, Pangkosek II memerintahkan Sukhoi 27/30 dengan call Sign Thunder Flt dengan Penerbang Thunder 1 Wanda dan Idris serta Thunder 2 Fauzi dan Ali untuk segera terbang dan menyergap sasaran.

Baca juga:  Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turut Musnahkan Narkoba di Kantor BNN Kalsel

Pukul 09.02 WITA Thunder Flt dengan cepat terbang menuju sasaran, dan pada pukul 10.38 Thunder berhasil menyergap Black Flt pada posisi 150 Nm di Selatan Manado. Pangkosek II memerintahkan kepada Thunder Flt untuk melakukan pemaksaan mendarat (Force Down) ke Lanud Samratulangi Manado. Pada awalnya pesawat yang beregristasi Australia tersebut tidak mau menurut dan tetap terbang ke arah Phpilipina. Namun Setelah Thunder Flt terus menerus mendekat dan memaksa mengarahkan, akhirnya pesawat tersebut mau menurut dan mendarat di Lanud Sam Ratulangi Manado jam 11.29 WITA.

Setelah mendarat di Lanud Samratulangi Manado Kedua penerbangnya langsung diinterogasi/diperiksa oleh Polisi Militer dan Perwira hukum Lanud Samratulangi Manaodo. Diketahui pesawat tersebut type BE-95 jenis Propeller 2 engine, memiliki endurance 8 jam terbang sehingga mampu terbang langsung dari Darwin ke Cebu Philipina. Saat penangkapan info awal diketahui Captain Pilot Jacklin Greame Paul dan Copilot Mc Clean Richard Wayne, membawa beberapa peralatan termasuk Kamera jarak jauh. Sementara ini proses interogasi masih berlangsung di Lanud SRI.

Baca juga:  440 Siswa Siswi SMP ikuti Seleksi Daerah PPDB SMA Pradita Dirgantara di Lanud Smo

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel