Berita

KOSEKHANUDNAS I DAN SATRAD 211 TANJUNG KAIT LATIHAN MENEMBAK

Dibaca: 15 Oleh 05 Jun 2013Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Sebanyak 272 personel Makosekhanudnas I dan Satuan Radar (Satrad) 211 Tanjung Kait baik Perwira, Bintara dan Tamtama melaksanakan kegiatan menembak di lapangan tembak Batalyon 467 Wing I Paskhas, Jakarta. Selasa (4/6). Kegiatan menembak ini merupakan program kerja Kosekhanudnas I untuk membina kemampuan dan profesionalisme bagi para prajurit, khususnya dalam bidang keterampilan menembak perorangan, dengan harapan dapat terus memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak seluruh anggota.

“Menembak merupakan kegiatan rutinitas yang selalu dilaksanakan dalam rangka menambah kecakapan dan keterampilan prajurit TNI dalam bidang menembak, yang siap menghadapi tugas dalam situasi apapun dan dimanapun juga,” kata Danflightma Kosekhanudnas I Mayor Adm Indra Gunawan

Kegiatan yang akan dilaksanakan selama dua hari ini menggunakan dua jenis senjata, yaitu jenis pistol Revolver Lawman MK III digunakan para Perwira dan Wara Kosekhanudnas I. Sedangkan jenis senapan laras panjang SS1 (Serang Serbu) Varian 2 dan M 16 digunakan para Bintara dan Tamtama Kosekhanudnas I. Untuk jenis pistol Revolver Lawman MK III setiap anggota diberikan 23 buah peluru, 3 buah peluru sebagai percobaan dan 20 buah peluru sebagai penilaian atau perkenaan dengan jarak tembak sejauh 15 meter. Sedangkan untuk jenis senapan SS1 Varian 2 dan M 16 setiap anggota diberikan 33 buah peluru, 3 buah peluru sebagai percobaan dan 30 buah peluru sebagai perkenaan dengan tiga posisi menembak yaitu berdiri, tiarap dan duduk yang berjarak tembak sejauh 100 meter.

Baca juga:  Olahraga Bersama TNI - POLRI Bersinergi Menyehatkan Hati di Lanud Sutan Sjahrir

Sebelum pelaksanaan latihan, salah satu personel Batalyon 467 Wing I Paskhas memberikan pengarahan tentang tata cara pelaksanaan menembak yang baik, aman dan benar, sehingga selama latihan tidak terjadi hal-hal yang dapat berakibat fatal, mengingat latihan menembak tersebut menggunakan peluru tajam yang dapat berakibat fatal apabila terjadi kesalahan selama dalam latihan.

Kegiatan ini diikuti dengan penuh semangat oleh para personel Makosekhanudnas I dan Satrad 211 Tanjung Kait, terlihat setelah selesai menembak para personel antusias menghitung perkenaan tembakan pada lisan tembakan. Tidak jarang dari tiap anggota mendapatkan perkenaan tembakan dengan point 10.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel