Berita

Kosekhanudnas I Jakarta Gelar Operasi “Tangkis Guntur-17”

Dibaca: 8 Oleh 16 Feb 2017Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Wilayah udara suatu negara merupakan satu kesatuan yang utuh bagi kedaulatan sebuah negara, untuk dapat menegakkan kedaulatan di udara dan mempertahankan keutuhan wilayah udara nasional tersebut maka perlu dilaksanakan latihan Operasi Pertahanan Udara (Hanud) secara terus menerus, baik pada masa damai maupun pada masa perang. Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional I (Kosekhanudnas) sebagai bagian dari Komando Pertahanan Udara Nasional melaksanakan operasi pertahan udara dengan sandi “Tangkis Guntur-17” bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personel Kosekhanudnas I dan jajaran dalam mengamankan wilayah udara yurisdiksi Nasional yang merupakan tanggung jawab Kosekhanudnas I Jakarta, Selasa (14/2).

Pangkosekhanudnas I Jakarta Marsma TNI Kustono, S.Sos menuturkan, operasi pertahanan udara “Tangkis Guntur-17” merupakan kegiatan operasi hanud yang dilaksanakan Kohanudnas sepanjang tahun, dengan agenda kegiatan meliputi pengamatan udara oleh Satrad, Identifikasi oleh Kosekhanudnas I Jakarta. Selain itu sebagai unsur penindak oleh pesawat tempur F-16 Figting Falcon dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahyudi. Dikatakan lebih lanjut, “CAP” (Combat Air Patrol) merupakan bagian proses identifikasi visual terhadap penerbangan yang melintas diwilayah udara yurisdiksi Nasional yang tidak tercover oleh Radar dengan sasaran tertentu seperti, batas teritorial, pulau terluar dan jalur penerbangan Internasional serta pengamanan obyek. Pemaksaan mendarat (Force down) bagi pesawat udara yang melanggar wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang teriindentifikasi hingga penghacuran jika sasaran mengamcam diri sebagai tindakan self defence bila diperlukan tegasnya.

Baca juga:  SOSIALISASI PELAYANAN ASABRI

Operasi pertahanan udara “Tangkis Guntur-17” telah berlangsung hampir 6 pekan ini melibatkan unsur utama pesawat tempur berjalan lancar dan aman. Selain itu dalam operasi ini juga melibatkan 2 (dua) satuan Radar di jajaran Kosekhanudnas I yakni, satrad 216 cibalimbing dan 211 Tanjung Kait Tanggerang. Briefing penerbangan laporan kondisi cuaca khususnya wilayah Jakarta dan sekitarnya maupun area latihan, yang dilaksanakan setiap pagi tersebut juga diisi dengan laporan kesiapan pesawat, kondisi fasilitas penerbangan baik taxi way, runway light, fasilitas, pemadam kebakaran, dan beberapa tips Lambangja serta laporan kesiapan pendukung penerbangan lainnya merupakan prosedur tetap yang harus dilaksanakan.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel