Berita

KOSEKHANUDNAS I SERGAP PESAWAT MUSUH

Dibaca: 9 Oleh 13 Mei 2011Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Kosekhanudnas I sebagai satuan pelaksana yang mengendalikan operasi pertahanan udara di wilayahnya, sesuai pembagian tanggung jawab geografisnya telah menerima informasi data intelijen tentang negara tetangga yang disinyalir membantu gerakan kelompok anti NKRI. Hal ini dikuatkan dengan hasil pengamatan radar dan pos pengamatan visual wilayah Kosekhanudnas I dimana terjadi peningkatan penerbangan gelap khususnya di sekitar pesisir selatan Jawa Barat. 

Selain membantu gerakan kelompok anti NKRI, dari data yang diperoleh juga menyebutkan bahwa pelanggaran wilayah udara yang dilakukan bertujuan untuk melakukan pengamatan dan pengintaian demi mengumpulkan data-data geografis visual dan obyek-obyek lain maupun obyek vital nasional dalam rangka mencari sumber daya alam cadangan demi kepentingan negara tersebut dan juga melemahkan serta melumpuhkan perekonomian dan sistem pertahanan Indonesia. 

Mengetahui adanya peningkatan aktivitas penerbangan gelap dan pelanggaran wilayah udara nasional oleh kekuatan asing tersebut, Pangkosekhanudnas I Marsekal Pertama TNI Mochamad Barkah yang berada di Pusat Sektor Operasi Makosekhanudnas I sebagai Pos Komando Pengendalian segera memberikan perintah “Siaga 1, Waspada Merah, Siap Tempur 1” kepada seluruh unsur Hanud jajaran dengan pesawat F-16 Fighting Falcon yang stand by di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Minggu (8/5). 

Baca juga:  Danlanud El Tari Disuntik Vaksin Covid-19 Jenis Sinovac

Dalam kondisi siap tempur, F-16 Fighting Falcon melaksanakan scramble untuk mengejar dan melakukan identifikasi visual serta penindakan yang diperlukan terhadap kekuatan udara negara asing yang tertangkap radar telah melanggar wilayah udara nasional Indonesia. 

Hal tersebut merupakan rangkaian skenario kegiatan manlap Latihan Cakra A/2011 yang dilaksanakan dari tanggal 8-9 Mei 2011 dengan melibatkan unsur Hanud TNI AU yaitu Satuan Radar 211, Satuan Radar 216 dan 1 flight pesawat tempur sergap F-16 Fighting Falcon Skadron Udara 3 Lanud Iswahyudi serta unsur penyergap low speed yang menggunakan Heli Colibri Skadron Udara 7 Lanud Suryadarma. 

Berkat kesiapsiagaan jajaran Kosekhanudnas I dan seluruh unsur yang terlibat, segala kegiatan yang berdampak kepada terganggunya kedaulatan, keselamatan dan kesatuan negara dapat diatasi. 

Latihan Hanud Cakra A/2011 ini bertujuan untuk melatih kesiapsiagaan unsur Hanud TNI Angkatan Udara dijajaran Kosekhanudnas I dalam rangka menjaga kedaulatan wilayah udara nasional. 

Hasil yang diharapkan dalam menggelar Latihan Hanud Cakra A/2011 adalah untuk memantapkan prosedur tetap Operasi Pertahanan Udara Nasional bersama seluruh unsur jajaran dan sistem komunikasi dalam mendukung kelancaran Operasi Pertahanan Udara Nasional demi menjaga kedaulatan wilayah udara. 

Baca juga:  Dankodik Serahkan Hadiah

Sebelumnya, Kosekhanudnas I juga telah melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan Opslat diantaranya Operasi Tangkis Petir 2011, Siaga Petir-2 dalam rangka Pengamanan VVIP tamu Negara KTT ASEAN ke-18 2011 dan Latihan Kilat A/2011 untuk melatih personel GCI (Ground Control Intercept).

KOSEKHANUDNAS I SERGAP PESAWAT MUSUH

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel