Berita

KOSEKHANUDNAS I TANGKAP PERGERAKAN PESAWAT TANPA IJIN

Dibaca: 8 Oleh 24 Feb 2014Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Kosekhanudnas I kembali menangkap pergerakan pesawat tak berijin di wilayah geografis tanggung jawabnya, Jakarta, Kamis (20/2). Sesuai dengan prosedur penindakan pesawat tak berijin yang dapat mengancam kedaulatan negara, Panglima Kosekhanudnas I Marsekal Pertama Tri Budi Satriyo, S.IP, M.M segera meningkatkan status menjadi Siaga 1, Waspada Merah, Siap Tempur 1 setelah mendapatkan informasi melalui Satuan Radar 216 Cibalimbing.

Hal ini berarti unsur Tempur Sergap dengan 2 pesawat F-16 Fighting Falcon Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi bersiap mengejar pesawat tak berijin tersebut. Pengejaran yang dilakukan dimaksudkan untuk mengidentifikasikan pesawat secara visual sampai dengan penindakan lebih lanjut.

Simulasi identifikasi, pengejaran pesawat tak dikenal sampai dengan penindakan lebih lanjut merupakan bagian dari latihan pertahanan udara Cakra A-14 Tahun Anggaran 2014. Latihan ini untuk mengasah koordinasi dan kesiapan unsur satuan radar dari Kosekhanudnas I dan unsur pesawat tempur sergap TNI AU.

Seperti dijelaskan Panglima dalam kesempatan briefing pagi bahwa kerjasama dan koordinasi sangat penting dalam pelaksanaan operasi pertahanan udara. “Antara unsur radar yang mengidentifikasi dengan unsur pesawat tempur sergap yang melakukan penindakan harus terjalin komunikasi yang baik,” ujarnya.

Baca juga:  Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-111 di Lanud Husein Sastranegara

Unsur-unsur yang terkait dalam latihan ini meliputi Satrad 216 Cibalimbing, satu flight pesawat F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, pesawat Hercules C-130 dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Helikopter Colibri EC-120 dari Lanud Suryadarma, Tim SAR dari Wing 1 Paskhas beserta unsur pendukung lainnya.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel