Berita

KOSEKHANUDNAS I TANGKAP PESAWAT TAK DIKENAL

Dibaca: 9 Oleh 22 Mei 2010Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

“Siaga 1, Waspada Merah, Siap Tempur 1”, demikian perintah Pangkosekhanudnas I Marsekal Pertama TNI J.F.P Sitompul saat mengetahui adanya pelanggaran wilayah udara nasional oleh kekuatan udara asing melalui Pusat Operasi Sektor Makosekhanudnas I sebagai Pos Komando Pengendalian kepada unsur TS yang siaga di Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta, belum lama ini.

 

Diketahui bahwa kekuatan udara negara asing telah melakukan unjuk kekuatan yang sangat mencolok dengan terus memperkuat kedudukannya di pangkalan aju dalam rangka mewujudkan kekuatan politiknya untuk menguasai Pulau Jawa dan seringkali melakukan penerbangan pengintaian yang melanggar jalur penerbangan wilayah udara nasional Indonesia.

 

Kosekhanudnas I beserta jajaran Satuan Radar di bawahnya menangkap kegiatan pesawat tidak dikenal yang melakukan pengintaian diwilayah NKRI khususnya diwilayah Kosekhanudnas I. Guna menindak lanjuti kondisi tersebut, Satuan Radar jajaran Kosekhanudnas I melaporkan langsung dan meningkatkan intensitas operasi untuk memotong garis perhubungan udara lawan dengan cara menghancurkan kekuatan udara asing tersebut yang memasuki wilayah udara Indonesia dengan melibatkan unsur TS sebagai Interceptor.

Baca juga:  SISWA SESARCAB POMAU LATIS DI IWJ

 

Setelah mendapatkan perintah dari Pangkosekhanudnas I Marsekal Pertama TNI J.F.P Sitompul, unsur TS dengan pesawat F-5 E Tiger dalam kondisi siap tempur diterbangkan untuk mengejar dan melakukan tindakan Force Down terhadap kekuatan udara negara asing yang tertangkap radar telah melanggar wilayah udara nasional Indonesia.

 

Hal tersebut merupakan rangkaian skenario kegiatan Latihan Cakra A/2010 yang melibatkan unsur dari Popunas Kohanudnas, Satuan Radar di jajaran Kosekhanudnas I dan mengerahkan kekuatan 4 pesawat tempur F-5 E Tiger Skadron Udara 14 lanud Iswahyudi serta satu pesawat angkut berat C-130 Hercules Skadron Udara 32 Lanud Abd. Saleh dengan jumlah total personel sebanyak 405 orang.

 

Latihan Hanud Cakra A/2010 ini bertujuan untuk melatih kesiapsiagaan unsur Hanud jajaran Kosekhanudnas I dan Radar Sipil dalam rangka menjaga kedaulatan udara di wilayah tanggung jawabnya.

 

Berkat kesiapsiagaan jajaran Kohanudnas dan seluruh satuan samping yang terlibat, segala kegiatan yang berdampak kepada terganggunya kedaulatan, keselamatan dan kesatuan negara dapat diatasi.

 

Hasil yang diharapkan dalam menggelar Latihan Cakra A/2010 adalah untuk memantapkan prosedur pelaksanaan Operasi Pertahanan Udara Nasional bersama seluruh jajaran dan sistem komunikasi dalam mendukung kelancaran Operasi Pertahanan Udara Nasional untuk menjaga kedaulatan wilayah udara.

Baca juga:  2580 Siswa TK Dan SMK Penerbangan Kunjungi Lanud Soewondo

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel