Berita

Kosekhanudnas II Berhasil Paksa Mendarat Pesawat Intai dan Hancurkan Pesawat Tempur Musuh di Atas Langit Kupang

Dibaca: 8 Oleh 15 Agu 2016Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Baru-baru ini pada hari Rabu dan Kamis 10 s/d 11 Agustus 2016 Kosekhanudnas II Makassar yang dipimpin oleh Pangkosekhanudnas II Marsma TNI A. Joko Takarianto berhasil menangkap target mencurigakan mendekati Kepulauan Sumba dengan menggunakan Radar dari Satuan Radar 226 Brn. Target tersebut selanjutnya diidentifikasi visual menggunakan Pesawat tempur F-16 dari Skadron Udara 16 Rsn yang sedang melaksanakan standby Hanud di Pangkalan Udara Eltari, Kupang. Hasil identifikasi berupa satu pesawat intai yang selanjutnya dipaksa mendarat. Dengan sigap personel Lanud Eli melaksanakan Prosedur Tetap Tentang Forcedown dan memeriksa crew beserta kelengkapan surat-surat yang berkaitan tentang perijinan pesawat tersebut.

Situsasi yang belum aman ini tetap membuat Kosekhanudnas II beserta jajarannya untuk selalu siap siaga menghadapi segala kemungkinan. Pada hari Kamis tanggal 11 Agustus 2016, empat pesawat tempur mencurigakan kembali mencoba mendekati objek-objek vital yang berada di daerah Kupang. Dengan unsur-unsur kekuatannya, Kosekhanudnas II kembali berhasil menjaga kedaulatan udara NKRI dengan menghancurkan ke empat pesawat tempur tersebut yang berusaha melakukan perlawanan saat dilaksanakan identifikasi visual. Itulah sepenggal ringkasan cerita dari Skenario Latihan Hanudnas Cakra B-16 yang diselenggarakan oleh Kohanudnas di wilayah Kosekhanudnas II Makassar.

Baca juga:  Uji Dinamis Radar ADS-B 

Latihan Hanudnas Cakra B-16 di wilayah Kosekhanudnas II berlangsung dari tanggal 10 s.d 11 Agustus 2016 yang digelar di Lanud Eltari, Kupang dengan melibatkan unsur Pesawat Tempur Strategis F-16 dari Skadron Udara 16 Rsn dan unsur radar dari Satuan Radar 221 Nli, Satuan Radar 222 Plo serta Satuan Radar 226 Brn. Keberhasilan latihan tersebut tidak lepas dari dukungan dan kerja sama yang baik dari seluruh unsur pendukung yaitu pesawat Boeing dari Skadron Udara 5 yang bertindak sebagai Bulsi, pesawat Herky dari Skadron Udara 31 dan 32, pesawat Heli SAR dari Skadron Udara 8 Ats, Unsur Lanud Eli beserta unsur pendukung lainnya seperti Brigan dan Tim SAR Paskhasau dari Kompi Senapan C Yonko 466 Kupang.

Latihan Hanudnas Cakra B-16 diselenggarakan guna menguji kesiapsiagaan unsur Hanud TNI AU dalam mendeteksi, mengidentifikasi dan kecepatan serta ketepatan pengambilan keputusan pada proses penindakan terhadap pelanggaran kedaulatan wilud NKRI. Latihan tersebut dibuka oleh Pangkohanudnas Marsda TNI Abdul Muis dari Jakarta melalui jaringan video conferrance pada tanggal 10 Agustus 2016 dan ditutup pada tanggal 11 Agustus 2016.

Baca juga:  Yasinan di Rujab Pangkoopsau II

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel