Berita

Kosekhanudnas II Force Down Pesawat Asing Tanpa Ijin

Dibaca: 22 Oleh 10 Nov 2015Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Makassar, Senin, (9/11). Kosekhanudnas II yang dipimpin langsung Panglima Kosekhanudnas II Marsekal Pertama TNI Andywan MP.,S.IP., M.Tr (Han), Melaksanakan Operasi penyergapan terhadap pesawat tanpa ijin yang melintas di wilayah Kosekhanudnas II.

Berawal dari pengecekan flight plan Thales dan TDAS terhadap lasa unschedule pesawat yang belum ada ijin akan melintas di atas wilayah Indonesia. Pesawat dengan callsign N-96706 tipe SR-20 single engine yang mencurigakan masuk tanpa ijin dengan tidak dilengkapi dokumen resmi. Pada pukul 12.20 WITA . berdasarkan informasi dari MCC HND bahwa sasaran sudah berada di checkpoint Gorai namun tidak ada contact baik dengan Manado Approach maupun Ujung Control. Sasaran sementara masih belum tertangkap radar karena berada di luar area tangkapan radar-radar di bawah jajaran Kosekhanudnas II. Pesawat ini semula akan melaksanakan penerbangan dengan rute dari Micronesia menuju Singapore.

Pada pukul 12.50. Wita Kohanudnas menyatakan sasaran tersebut sebagai Lasa “X” pada Georef VGQD 5344 FI 067 Spd 136 Heading 260. Panglima Kosekhanudnas II melalui Asops berkoordinasi dengan Koopsau II khususnya dengan skadron udara 11 untuk melaksanakan intersepsi terhadap sasaran tersebut.

Baca juga:  PEJABAT PENGELOLA INFORMASI TNI AU HARUS BERTINDAK CERDAS

Dengan cepat Panglima Kosekhanudnas II memerintahkan dua pesawat Sukhoi 27/30 dengan call Sign Thunder Flight dengan Penerbang Thunder 1 Baskoro dan Setyo serta Thunder 2 Satria dan Anton untuk segera terbang dan menyergap sasaran.

Pukul 12.58 WITA Thunder Flight dengan cepat terbang menuju sasaran, dan pada pukul 13.15 Thunder Flight Radar Contact dengan target pada Georef VGQD 3246 FI 067 Spd 136 Heading 260 IFF 2000 dan langsung melaksanakan monitoring secara terus menerus terhadap sasaran tersebut. Kemudian pada pukul 14.22 Wita Pangkosekhanudnas II memerintahkan kepada Thunder Flight untuk melakukan pemaksaan mendarat (Force Down) ke Lanud Tarakan. Dan pukul 14.28 Wita Pesawat jenis Fix Wing Single engine mendarat di Lanud Tarakan.. Setelah mendarat di Lanud Tarakan penerbangnya langsung diinterogasi/diperiksa oleh pihak Lanud Tarakan sesuai protap Forcedown.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel