Berita

Kosekhanudnas II Ramaikan Donor Darah Di RRI Makassar

Dibaca: 4 Oleh 07 Sep 2016Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Aksi Indonesia Berdonor Di LPP RRI Makassar, mendapat respon dari TNI dan Masyarakat, terbukti sejak pukul 07.00 wita, Peserta Indonesia Berdonor LPP RRI Makassar sudah berdatangan memenuhi ruang audiotorium lokasi Pelaksanaan Donor Darah, yang dikomandoi kepala LPP RRI Makassar H. Lasirama, S.Sos. MM.

Kegiatan Indonesia berdonor yang digagas LPP RRI Seluruh Indonesia termasuk Kota Makassar, sangat Positif dan membantu ketersediaan stok darah di PMI Kota Makassar. Jumlah pendonor terdaftar di Kantor RRI Makassar sebanyak 200 orang lebih dan berhasil mendonor sejumlah 141 orang. Untuk personel Kosekhanudnas II sendiri berhasil mendonorkan darahnya sebanyak 20 orang.

“Kegiatan Donor Darah ini sangat membantu kita di PMI di Kota Makassar, untuk memenuhi kebutuhan darah, karena di Makassar ada rumah sakit rujukan di provinsi Sulsel yang tingkat kebutuhannya untuk darah sangat dibutuhkan.

Program RRI yang sudah digalakkan 2 kali dalam setahun yakni di bulan maret dan di bulan septemeber yang sekaligus memperingati Hari Radio, dijelaskan Dinas Kesehatan Kota Makassar bekerjasam dengan LPP RRI Makassar perlu menjadi contoh bagi intansi lain, untuk melakukan kegiatan aksi sosial donor darah.

Baca juga:  “Tegar 2015 Paskhas AU” Di Lanud Ats

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Makassar Dr. Syamsu Rizal mengucapkan terima kasih kepada RRI dan TNI serta masyarakat yang sudah hadir menyumbangkan darahnya untuk kemanusian, Namun karena stok darah untuk golongan tertentu cukup banyak dan masa waktu darah hanya 1 bulan, sehingga ada yang tidak diambil darahnya dan akan dihubungi ketika nanti dibutuhkan.

“Stok darah B cukup banyak sedangkan masa simpan hanya 1 bulan, jadi kami mohon maaf kepada masyarakat yang tidak dapat diambil darahnya, akan kami hubungi nantinya ketika dibutuhkan, karena saat ini kebutuhan selalu meningkat dengan meningkatnya penyakit DBD”. Ungkapnya.

 

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel