Berita

Kosekhanudnas I Scramble Suspect

Dibaca: 151 Oleh 10 Jul 2020Tidak ada komentar
Kosekhanudnas I Scramble Suspect
#TNIAU 

TNI AU.   Jakarta, Rabu, (8/7/2020), Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional (Kosekhanudnas) I dalam pantauannya menjaga Wilayah Udara Nasional Indonesia, menangkap adanya suspect (target yang dicurigai) pada posisi CC4032 dengan Callsign FFAB123, Sq Number 3/5703, heading 062˚, kecepatan 65 kts, memasuki Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) sejauh 93 NM dari Pulau Natuna. Tanpa melaksanakan komunikasi dengan otoritas setempat sesuai dengan ketentuan, Suspect terlihat muncul dan menghilang di atas Laut Natuna koridor ALKI menuju check point Objet. Berdasarkan dari data diatas, Kosekhanudnas I mencurigai bahwa Suspect tersebut adalah pesawat Heli yang berasal dari Mothership.

Petugas jaga Sector Operation Center (SOC) Kosekhanudnas I segera melaporkan secara berjenjang kepada Pangkosekhanudnas I, Marsma TNI Meka Yudanto, S.Sos., M.A.P., diteruskan kepada Pangkohanudnas. Sementara itu Asisten Operasi (Asops) Kosekhanudnas I, Kolonel Pnb Tiopan Hutapea, S.Sos., M.A.P., berkoordinasi dengan Komandan Wing 6 Roesmin Nurjadin (RSN) dan Skadron 16 untuk melaksanakan scramble, yang selanjutnya diterbangkan 2 pesawat tempur F-16 dengan callsign Rydder Flight misi Combat Air Patrol  di Area ALKI.

Baca juga:  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mesjid Al Muhajirin Lanud Sim

Dalam pelaksanaan operasi penerbangan, Rydder Flight selalu di pandu oleh Satuan Radar dan juga Posekhanudnas I yang langsung dipimpin oleh Pangkosekhanudnas I. Rydder Flight diarahkan ketitik terakhir dimana posek menangkap Suspect dan melaksanakan patroli didaerah tersebut dalam radius 60 Nm. Dalam patroli tersebut Rydder Flight menemukan 1 kapal Tanker dan 4 kapal Cargo. Setelah melaksanakan patroli selama 30 menit dan tidak lagi menemukan hal yang mencurigakan , Rydder flight return to base (kembali ke pangkalan) dan tetap dalam covered Satuan Radar dan Posekhanudnas I.

Proses mengindentifikasi sampai dengan proses penindakan suspect oleh Kosekhanudnas I tidak membutuhkan waktu panjang karena kesiapan dan kesigapan anggota Kosekhanudnas I dan Skadron Tempur Sergap (unsur TS) dalam hal ini Skadron Udara 16 sebagai wujud Quick Response Alert dari “Siaga Senantiasa” dalam menjaga wilayah udara nasional Indonesia.

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel