Berita

Ksau : Jumlah Dan Modernisasi Alutsista Sangat Dibutuhkan Dalam Mendukung Tugas

Dibaca: 2 Oleh 06 Jan 2015Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Penambahan jumlah dan modernisasi alutsista sesuai Renstra 2010-2014 memang sangat kita butuhkan dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas kedepan yang makin berat dan dinamis, demikian Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI I.B. Putu Dunia mengatakan dalam sambutannya yang dibacakan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Djamaluddin, M.Si(Han)., pada apel khusus menyambut Tahun Baru 2015 di lapangan apel staf II Lanud Sulaiman, Margahayu, Kabupaten Bandung, Senin (5/1).

Lebih lanjut Kepala Staf Angkatan Udara mengatakan melalui kerja keras dan komitmen yang teguh, semua sasaran tugas tersebut dapat kita raih. Kondisi tersebut akan lebih mendorong kita dalam melanjutkan program dimasa-masa mendatang.

Mengenai program kerja yang telah ditetapkan, agar dapat dicapai tepat kualitas dan jumlah pada waktunya. Berdayakan sumber daya yang ada secara optimal dan bersikap proaktif dalam setiap pelaksanaan tugas, agar tujuan dan sasaran organisasi dapat tercapai dengan hasil yang maksimal, demikian harapan KSAU.

Terkait dengan tugas-tugas dalam konteks operasional sesuai Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 tentang TNI pasal 10, Marsekal TNI I.B Putu Dunia mengatakan dalam menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah udara yuridiksi nasional seperti beberapa kejadian pelanggaran wilayah kedaulatan NKRI di udara oleh pihak asing telah mampu diantisipasi dan ditindak dengan cepat oleh TNI AU.

Baca juga:  Yasarini Cabang Lanud Suryadarma Melaksanakan Workshop Kurikulum Sekolah Angkasa

Pada bagian lain KSAU mengingatkan dan menekankan kembali mengenai keselamatan terbang dan kerja, karena sesungguhnya kedua aspek ini merupakan rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa. Pendekatan secara teori, zero accident sesungguhnya bisa kita capai apabila semua pihak ikut memberikan kontribusi positif dan memiliki budaya safety.

Mengakihiri sambutannya KSAU juga menegaskan terkait dengan arah kebijakan pemerintahan baru dibawah Presiden RI Ir. Joko Widodo yang berkeinginan memajukan negara RI melalui pembangunan maritim sebagai ”Poros Maritim Dunia” maka TNI Angkatan Udara harus adaptif dan berkontribusi langsung untuk mendukungnya, untuk itu TNI AU akan merevisi renstra tahun 2014-2019 sehingga sejalan dengan kebijakan tersebut.

Apel khusus yang berjalan cukup khidmat ini diikuti seluruh Perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil Lanud Sulaiman dan jajaran Skadik 201, 202, 203 dan 204.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel