Berita

KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna Meninjau Latihan Jalak Sakti 2019

Oleh 03 Mei 2019 Mei 7th, 2019 No Comments
8d7f9407 B5a9 46b9 9ccc 7fbe1831dc1d
#TNIAU 

TNI AU. Latihan antar satuan Koopsau I Jalak Sakti 2019 merupakan puncak latihan di tingkat Koopsau I. Total ada sebanyak 1.177 personil dan alutsista TNI Angkatan Udara dilibatkan di lapangan AWR Buding Kecamatan Kelapa Kampit, Kamis (2/5).

Latihan puncak disaksikan langsung Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna dari podium kehormatan bersama sejumlah perwira tinggi di jajaran TNI Angkatan Udara.

A21f0572 B0de 4c67 A182 9951e35fb351“Tujuannya untuk melihat dan melatih para personil dalam menggunakan alutsista dalam sebuah operasi dan sebuah skenario. (Selain itu, red) tujuannya juga untuk mengantisipasi ancaman yang ada sehingga latihan ini disesuaikan dengan perkembangan situasi, ancaman juga taktik, teknik daripada pertempuran juga disesuaikan,” ungkap Marsekal Yuyu Sutisna di hadapan awak media yang mewawancarainya.

708d397a Ec93 49b5 8b79 Bf59827cf2b8Sebanyak 8 skuadron yang berada dibawah Koopsau I dilibatkan. Latihan juga menggunakan berbagai amunisi yang dimiliki TNI AU.

“Latihan juga untuk menguji implementasi doktrin yang kita miliki, sehingga doktrin dan buku petunjuk kita gunakan di sini dan akan dievaluasi setelah ini, dimana kira-kira permasalahan yang sudah tidak up to date lagi, doktrin dikaitkan dengan teknologi. Nanti tim evaluasi akan melakukan evaluasi sehingga kemajuan TNI AU pada latihan yang akan datang,” beber Kasau.

Baca juga:  Bu Ayu Yuyu Sutisna Dikukuhkan Sebagai Ibu Taruna Aau

77fa1551 F415 4edf 9790 5669b4e074baKasau juga mencanangkan latihan siang dan malam bagi personil TNI AU. Tujuannya adalah melaksanakan latihan-latihan beserta taktik dan strategi yang disiapkan.

“Jenis latihan yang dilaksanakan sebagaimana yang saya canangkan, tahun ini kita mulai operasi siang dan malam. Kalau malam kita tidak sempat menonton, tapi mereka sudah melaksanakan baik pengeboman dan semua exercise yang dilaksnakan di malam hari. Mereka sudah mengembangkan taktik dan teknik yang ada,” jelas Kasau.

Kasau berharap latihan yang dilakukan akan menggambarkan kekuatan TNI AU sebagai kekuatan air power yang bisa digerakkan untuk melindungi dan mempertahankan wilayah kedaulatan termasuk ZEE.

“Itu semua bisa kita mobilisasi untuk mengamankan dan melindungi kedaulatan di seluruh wilayah dan tanah air,” ujar Kasau.

“Ini juga menunjukkan kotama dibawah AU kalau seandainya kita diperintah untuk melakukan operasi, ini sebuah kesiapan tentunya untuk mengembangkan strategi bisa melihat kemampuan akurasi dan sebagainya,” imbuh Kasau.

Kasau menjanjikan TNI AU akan terus mengembangkan kemampuan personil dan alutsista di masa depan melalui latihan-latihan pertahanan udara.

Baca juga:  Kolonel Pnb Suliono Jabat Komandan Wing 8 Lanud Suryadarma

“Terpenting ini sebagai pertanggungjawaban Angkatan Udara terhadap masyarakat dan pemerintah, kita sudah diberi anggaran dan inilah kemampuan. Puncaknya akan kita coba di bulan Juli dengan latihan udara menggunakan sandi Angkasa Yudha. Lebih besar dan melibatkan seluruh Koops Angkatan Udara,” tandasnya.

Berita Terkait