Berita

KSAU : Peringatan Hari Jadi Kodikau Ke-69 Wujud Optimisme, Refleksi, dan Renungan

Dibaca: 3 Oleh 17 Nov 2014Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Peringatan hari jadi satuan Kodikau ke-69 ini pada dasarnya merupakan salah satu wujud dari optimisme, sekaligus refleksi dan renungan bagi seluruh personel di jajaran Kodikau untuk menatap masa depan yang lebih baik dan lebih maju.

Hal tersebut disampaikan dalam amanat tertulis KSAU Marsekal TNI I.B. Putu Dunia,  yang dibacakan Komandan Skadron Pendidikan 204 Lanud Sulaiman Letnan Kolonel Psk Sumarsono mewakili Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Djamaluddin, M.Si (Han), Senin (17/11), saat bertindak sebagai Irup pada upacara bendera  yang dilaksanakan di lapangan Apel Staf II Lanud Sulaiman yang diikuti para peserta upacara perwira, bintara, tamtama, pegawai negeri sipil, serta seluruh siswa di skadik.

KSAU menyatakan pula bahwa ada tiga makna yang dapat diambil dari kegiatan memperingati hari yang bersejarah, pertama  merupakan cerminan atau neraca perjalanan satuan sehingga bisa mengambil hikmah dari masa lalu. Kedua, dapat membangkitkan motivasi untuk berbuat lebih baik dan tidak terjebak pada hal-hal rutinitas tanpa inovasi. Ketiga,  sebagai wahana untuk melakukan introspeksi diri yang sangat diperlukan bagi perbaikan dan penyempurnaan terhadap tugas-tugas di masa yang akan datang, sehingga mampu memaknai tugas dan kehidupan hari esok yang lebih baik.

KSAU pun menjelaskan bahwa nilai-nilai kejuangan dari para pendahulu dan senior kiranya pantas untuk dijadikan motivasi dan tolak ukur pengabdian seluruh personel di jajaran Kodikau, karena tugas dan fungsi yang diemban oleh Kodikau selaku Komando Utama Pembinaan TNI Angkatan Udara kedepan tidak semakin ringan.

Ditegaskan pula bahwa tuntutan untuk dapat menyelenggarakan pendidikan pertama, pembentukan, pengembangan, spesialisasi dan pendidikan lain guna meningkatkan mutu personel TNI Angkatan Udara serta menyelenggarakan sistem pendidikan didaktik, metodek pendidikan dan ilmu pengetahuan kedirgantaraan serta pembinaan potensi dirgantara, dihadapkan dengan kebutuhan personel TNI Angkatan Udara yang profesional merupakan tantangan besar bagi Kodikau.

KSAU pun menghimbau dalam konteks tersebut agar seluruh personel jajaran Kodikau harus memperhatikan hal-hal yang sangat krusial, yaitu selain membentuk ketrampilan dan kemampuan intelektualitas para siswanya dengan mengisi berbagai pelatihan dan ilmu pengetahuan akademik yang diperlukan bagi kelangsungan tugas-tugasnya kelak sebagai prajurit, juga membentuk kemampuan untuk dapat mengembangkan dirinya secara mandiri.

“Karena dengan memiliki kemampuan untuk dapat mengembangkan diri, diharapkan hadir prajurit yang kreatif, inovatif, dan prajurit dirgantara yang senantiasa ingin melakukan perubahan ke arah kemajuan dan ke arah pencapaian kondisi yang lebih baik dari hari ke hari,” kata Danskadik 204 saat membacakan amanat KSAU yang juga menekankan sekali lagi bahwa dalam menghadapi tantangan kedepan Komando Pendidikan TNI Angkatan Udara harus senantiasa melakukan pembenahan dan pembaharuan khususnya sepuluh komponen pendidikan.

Mengakhiri sambutannya, KSAU menyampaikan empat atensi dan harapan yang harus dipedomani, diantaranya pertama, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kedua membangun dan meningkatkan semangat keprajuritan dengan mengamalkan secara nyata setiap butir dari nilai-nilai Delapan Wajib TNI, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Panca Prasetya Korpri, ketiga,  tingkatkan profesionalisme keprajuritan dengan selalu belajar dan berlatih.  Kelima, tingkatkan keselamatan terbang dan kerja, selalu berinisiatif mengembangkan sistem pencegahan dengan latihan terbaik guna menciptakan zero accident.

Baca juga:  Lanud Maimun Saleh Dan TNI AD, AL Peringati HUT TNI Ke-74 Di Lapangan Apel Mako Lanal Sabang

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel