Berita

KSAU : Prajurit Tidak Boleh Menjadi Alat Suatu Golongan Siapapun.

KSAU : Prajurit Tidak Boleh Menjadi Alat Suatu Golongan Siapapun.
#TNIAU 

TNI AU. Upacara bendera bulanan merupakan tradisi kejuangan untuk membangun rasa cinta tanah air, serta menghargai semangat kepahlawanan dan memupuk jiwa kebangsaan serta dapat berbagi informasi yang dianggap penting dan berguna untuk menambah wawasan serta mengantisipasi hal-hal negatif yang dapat merugikan personel maupun organisasi TNI Angkatan Udara, bertempat dilapangan apel Lanud Maimun Saleh berlangsung upacara bendera 17-an, Senin (18/02).

Upacara bendera 17-an diikuti oleh seluruh Prajurit Lanud Mus serta Satrad 233 Sabang dan PNS Lanud Mus dengan Inspektur upacara Mayor Lek Firmansyah yang menjabat sebagai Komandan Satuan Radar (Dansatrad) 233 dengan Komandan upacara Kapten Sus Teuku Maulana yang menjabat sebagai Kasifashar Lanud Mus.

Perkembangan situasi dalam negeri yang masih dihiasi berbagai permasalahan seperti separatisme, terorisme,radikalisme,bencana alam, serta konflik sosial lainnya kondisi tersebut ditambah dengan meningkatnya suhu politik di negeri kita, sebagai akibat pada tahun ini akan diselenggarakan pemilihan presiden dan wakil presiden serta pemilu legeslatif.keadaan di Negara kita akan rentan terhadap berbagai potensi terjadinya gangguan keamanan dan konflik komunal karena munculnya berita-berita “hoak” di media sosial.

Berkaitan hal tersebut bahwa netralitas TNI adalah harga mati yang harus senantiasa kita junjung tinggi dan kita implementasikan mulai dari prajurit berpangkat terendah sampai tertinggi, kita harus ingat bahwa prajurit tidak boleh menjadi alat suatu golongan atau siapapun.kita harus tetap berpegang teguh pada karakter dan jati diri TNI dan PNS TNI, yaitu prinsip yang dilandasi dengan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI dan Panca Prasetya Korpri, agar kita mampu berpijak pada posisi yang benar dan tidak terpengaruh oleh berbagai kepentingan.

Kutipan diatas merupakan sambutan Kepala Staf Angkatan Udara yang dibacakan oleh Komandan Satuan Radar ( Dansatrad) 233 sabang pada saat upacara bendera 17-an dilapangan apel Lanud Maimun Saleh.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel