Berita

Kuker Danlanud SMH Di Sambut Hangat oleh Bupati Bengkulu Selatan

Dibaca: 55 Oleh 31 Jul 2019Tidak ada komentar
Kuker Danlanud Smh Di Sambut Hangat Oleh Bupati Bengkulu Selatan
#TNIAU 

TNI AU.  Kunjungan kerja di Kabupaten Bengkulu Selatan, Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH), Kolonel Pnb. Heri Sutrisno,S.IP, M.Si., di sambut hangat oleh Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi, dalam rangka musyawarah Pembahasan tentang Penggunaan Lapangan Terbang II TNI Angkatan Udara (Borders Kemhan RI Cq TNI AU Cq Lanud SMH) oleh Penerima Bantuan Rumah Swadaya Dana Alokasi Reguler, Bengkulu, Rabu (31/7).

Pejabat yang hadir dalam kegiatan musyawarah Kadisops Letkol Pas Iyan Rusdian, S.E., Kadislog Letkol Kal Pander. E Sianipar, S.E., Kasi Fasint Mayor Sus Kemas Muhammad Gamal, S.T,Ps. Kaintel Kapten Sus M. Qorie Prasetya, S.H, Ps. Kasubsi BTB Sifasint Lettu Sus Danang, S.T, Ps. Kakum Lanud SMH Lettu Sus Endhi Wicaksana, S.H, serta Asisten I Prov. Bengkulu Selatan Yunizar Hasan, Kepala Dinas Perkim Bapak Darmawan, S.E., Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pagar Dewa Bpk. Zairin Mulyadi, Camat Kota Manna Ibu Septi Aprida dan Kades Pagar Dewa Bpk. Rusman.

Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH), Kolonel Pnb. Heri Sutrisno,S.IP, M.Si., bahwa UU 43 tentang Pemerintah Daerah wajib memberikan tanah untuk keperluan sistem pertahanan TNI, sekarang permasalahnya yaitu tempat yang akan dibangun Satuan Radar di Bengkulu ini tidak ada. Oleh karena itu, apabila terjadi pertempuran di udara yang dimana tidak ada Satuan Radar maka akan riskan terhadap masyarakat Kota Manna, tegas Danlanud SMH.

Lebih lanjut, Lokasi yang akan dibangun Radar di atas bukit dan sekitarnya harus kosong dari masyarakat, perlu di ketahui tempat ini sudah tercatat di BMN Kementrian Keuangan bahwa tanah Kemhan RI Cq TNI AU, Cq Lanud SMH. kami minta kepada instansi terkait untuk kerjasama mendata kembali rumah masyarakat yang sudah berdiri di sekitaran borders untuk dilaporkan ke komando atas.

Pendataan ini sebagai tindak lanjut temuan BPK terhadap aset milik TNI AU yang ada di Kabupaten Bengkulu Selatan. Terhadap warga yang akan mendirikan bangunan baru atau untuk melakukan rehab serta pengembangan rumah tetap harus mendapat ijin, sedangkan untuk Bangunan Pemkab Bengkulu Selatan statusnya masih tetap pinjam pakai, jelas Danlanud SMH.

Bupati Bengkulu selatan Gusnan Mulyadi mengatakan, bahwasanya masyarakat yang mendirikan bangunan disini harus mengerti tentang peraturan-peraturan negara, dimana bangunan tersebut masih berada di lahan TNI khususnya TNI AU, oleh karena itu mari kita semua sama-sama saling bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dan TNI Angkatan Udara agar terjalin dengan hubungan yang harmonis, harapnya.

Baca juga:  KEPEDULIAN SOSIAL HARUS MENJADI KARAKTER PRAJURIT TNI AU

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel