TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Kunjungan Kerja Dankoharmatau Ke Depohar 20 dan 60 Lanud Iswahyudi

DSC_0017

TNI AU. Komandan Koharmatau Marsda TNI Dento Priyono beserta rombongan mengadakan Kunjungan Kerja ( Kuker ) di sambut Komandan Depohar 20 Kolonel Lek Tjatur Pudji Handojo dan Komandan Depohar 60 Kolonel Tek Wahyu Laksito  bertempat di Hanggar Depohar 20 dan Depohar 60 berjalan aman dan lancar, Rabu  ( 4 /7 ).

Dalam sambutannya Komandan Koharmatau Marsda TNI Dento Priyono  mengucapkan terima kasih kepada Komandan Depohar 20 dan Depohar 60 beserta seluruh staf atas penyambutan yang telah diberikan kepada saya dan rombongan. Saya merasa bangga dan memberikan apresiasi kepada seluruh personel Depohar 20 dan Depohar 60 yang selama ini telah bekerja dengan penuh disiplin, dedikasi, motivasi dan semangat juang yang tinggi dalam melaksanakan tugasnya.Kunjungan kerja ini saya nilai sangat penting, meskipun sangat singkat, namun diharapkan dapat diperoleh beberapa manfaat yang muaranya adalah suksesnya pelaksanaan tugas Koharmatau.

Kembangkan terus rasa optimis terhadap keberhasilan misi satuan, konfiden dan cermat, hingga dipastikan mission accomplished.   Seorang komandan harus berani dengan tegas menerapkan reward dan punishment sesuai peraturan yang berlaku dan terukur.Para Komandan dan perwira harus selalu memperhatikan tertib administrasi dan anggaran sesuai peraturan dan perundang-undangan. Hal tersebut dilakukan agar anggaran yang dialokasikan dapat dimanfaatkan secara optimal, efisien dan efektif. Cegah dan hindari segala bentuk penyimpangan sekecil apapun. Semua bentuk penggunaan anggaran harus akuntabel atau dapat dipertanggungjawabkan, baik secara moral dan prosedural maupun secara hukum dan aturan.Pada bidang personel, para Komandan harus terus melaksanakan pembinaan personel yang berkesinambungan. Lakukan pengawasan melekat secara  berjenjang     sesuai   dengan   fungsi    dan tanggung jawabnya masing-masing sehingga semua aspek kegiatan dapat terkontrol dengan baik. Tingkatkan disiplin dan ketaatan anggota dalam mematuhi ketentuan maupun peraturan yang ada.  Memudarnya disiplin anggota merupakan awal dari kegagalan satuan.  Bila ada pelanggaran disiplin oleh anggota, carilah akar permasalahannya sehingga pemecahannya dapat dilaksanakan secara tuntas.Dipenghujung sambutan  ini, saya ingin menyampaikan beberapa hal untuk dipedomani dan dilaksanakan:

Pertama            :Manfaatkan sistem pemeliharaan yang sudah tergelar untuk meningkatkan produktifitas dan kualitas pemeliharaan khususnya peralatan Avionik, sehingga dapat mendukung kebutuhan komponen yang diperlukan dalam rangka kesiapan pesawat sesuai yang telah diprogramkan.

Kedua :Sebagai satu-satunya Arsenal TNI AU agar selalu mampu menyiapkan dukungan baik persenjataan maupun amunisi baik untuk latihan maupun operasi udara yang dilakukan oleh satuan-satuan operasi TNI AU.

Ketiga :Mantapkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dan etika dalam pelaksanaan tugas, kehidupan prajurit dan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Keempat       :Pelihara dan tingkatkan disiplin, dedikasi dan loyalitas yang tinggi, guna menghadirkan karya, kinerja dan prestasi, dalam rangka menghadapi kemajuan teknologi terkait dengan alutsista yang dimiliki TNI Angkatan Udara.

Kelima : Bina soliditas satuan, tegakkan rantai komando dan mantapkan kesatuan komando di setiap strata kepemimpinan satuan sehingga terwujud loyalitas tegak lurus yang jelas dan tegas.

Keenam : Budayakan belajar dan berlatih dengan sungguh-sungguh, benar dan baik, karena belajar dan berlatih merupakan jalan utama menuju tercapainya profesionalisme keprajuritan yang diharapkan.

Ketujuh :Akhir-akhir ini kejahatan terorisme yang menggunakan bom meningkat, oleh karena itu perketat pengawasan terhadap bahan-bahan peledak khususnya di Depohar, sehingga tidak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kedelapan        : Seluruh anggota agar mentaati seluruh peraturan-peraturan dan bekerja sesuai TO/TM dan ciptakan situasi yang kondusif, jangan mengabaikan penggunaan peralatan keselamatan kerja (glove, safety googles, ear muff, masker, dll dalam bekerja) sehingga tercipta Zerro Accident yang kita harapkan bersama.Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini.Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan petunjuk dan bimbingan-Nya kepada kita semua, dalam mengemban tugas dan amanah pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara melalui TNI Angkatan Udara.

 

Leave a Reply

Verifikasi CAPTCHA *

Kunjungan Kerja Dankoharmatau Ke Depohar 20 dan 60 Lanud Iswahyudi