Berita

KUNJUNGAN KERJA KASAU DI LANUD PALEMBANG

Dibaca: 9 Oleh 04 Apr 2013Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU), Marsekal TNI I.B. Putu Dunia didampingi Ketua Umum Pia Ardhya Garini, Ny. Dewi I.B. Putu Dunia, disertai Pangkoopsau I, para Asisten Kasau, Kepala Dinas jajaran Mabesau dan pengurus PIA Ardhya Garini Pusat, melaksanakan Kunjungan Kerja (Kuker) di Lanud Palembang diterima Komandan Lanud (Danlanud) Palembang, Letkol Pnb Adam Suharto didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 10/D.I Lanud Palembang, Ny. Herlina Adam Suharto, para Kepala Dinas dan seluruh Perwira, Rabu (3/4).

Rombongan yang menggunakan pesawat Boeing 737 seri 400 Tail Number A.7306. di piloti Letkol Pnb Firman tersebut, tiba dan mendarat di Bandara Int’l Sultan Mahmud Badarudin (SMB) II Palembang tepat pukul 12.20 WIB seusai melaksanakan agenda kuker di Lanud Roesmin Nurjadin, Pakanbaru dan sehari sebelumnya di Lanud Supadio, Pontianak. Begitu keluar dari pintu pesawat, Kasau menerima laporan dari Danlanud selanjutnya menuju gedung VVIP room bandara untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan agenda kuker di Lanud Palembang.

Baca juga:  Tim Itkodiklatau Laksanakan Wasrikkap di Wingdiktek

Selesai acara di VVIP room, Kasau beserta rombongan menuju Mako Lanud melaksanakan peninjauan fasilitas dan instalasi yang ada selanjutnya langsung menuju ke Gedung Bima Sakti untuk memberikan pengarahan kepada seluruh anggota Lanud maupun anggota Batalyon 462 Paskhas yang diawali oleh paparan Danlanud. Usai pengarahan dilanjutkan dengan peninjauan ke aset tanah Lanud Palembang yang sudah berhasil dibebaskan.

Sementara Ketua Umum PIA Ardhya Garini beserta pengurus pusat, melaksanakan kegiatan terpisah dengan melakukan tatap muka dan pengarahan kepada seluruh pengurus PIA Cabang 10/D.I Lanud Palembang di ruang Bina Yudha.

Dalam arahan Kasau, antara lain disampaikan bahwa pada intinya Kasau mengharapkan program pengamanan aset yang sudah berjalan tetap dilanjutkan. Hal itu karena mengingat Lanud Palembang sebagai pangkalan operasi secara otomatis akan memerlukan tanah yang luas sehingga suatu saat apabila terjadi serangan pihak musuh tidak berdampak kepada warga masyarakat. Dan Kasau juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kebijaksanaan yang selama ini diambil oleh Danlanud dalam proses pengamanan aset tanah TNI AU di Lanud Palembang, tegas Kasau.

Baca juga:  Penutupan Pendidikan Sejursarta Jasmil Angkatan Ke -7

Sementara paparan Danlanud sebelum arahan Kasau, disampaikan secara lengkap, tentang tugas pokok, situasi dan kondisi Lanud Palembang baik fasilitas instalasi, kekuatan personil maupun permasalahan aset tanah TNI AU yang berada di tiga propinsi yaitu Sumsel, Bengkulu dan Jambi. Dalam paparan tersebut disampaikan bahwa sebenarnya permasalahan aset tanah yang dihadapi Lanud Palembang sudah ada sejak tahun 1963. Dan khusus untuk aset tanah TNI AU yang berada di Lanud Palembang, dengan adanya moratorium, Lanud Palembang akan mematuhi keputusan pimpinan.

Selesai memberikan pengarahan, Kasau beserta rombongan meninjau lokasi aset tanah TNI AU yang sudah dibebaskan dan selanjutnya menuju bandara untuk kembali lagi ke Jakarta.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel