Berita

KUNTAR : DARI TARUNA TNI RAPATKAN BARISAN

Dibaca: 149 Oleh 26 Apr 2012Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Program Kunjungan Taruna (Kuntar) adalah bagian program TNI dalam memupuk rasa kebersamaan dan integrasi diantara sesama Taruna. Kita sudah diajarkan berbagi pengalaman dan cerita suka duka selama menempuh pendidikan. Terus terang saya merasa dekat dengan Taruna dari Akmil dan AAL.” Jelas Firman Kurniawan sebagai Danwingkor karbol. Akademi Angkatan Udara (AAU) mengirimkan 50 Orang Karbol ke Akademi Militer (Akmil) Magelang dan 20 Karbol ke Akademi Angkatan Laut (AAL) Surabaya untuk mengikuti kegiatan pertukaran kunjungan taruna (Kuntar). Sedangkan Hal yang sama dilakukan Akmil dan AAL di AAU, Ke 70 Karbol yang terdiri dari karbol tingkat III dan IV berangkat menggunakan bus meninggalkan ksatrian AAU Yogyakarta Kamis, sore (25/4).

Program pertukaran taruna ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan sekali tiap semesternya dengan mengutus perwakilan taruna ke akademi matra lain. tema Kuntar kali ini ”Kepemimpinan Taruna Akademi TNI dalam rangka mewujudkan TNI yang solid”. Beberapa nara sumber dari Mako Akademi TNI Kol Kav. Cahyono C. Angkasa dari AAU sebagai nara sumber Mayor Joko. Utusan taruna ini berkumpul melakukan kegiatan bersama seperti kegiatan seminar kepemimpinan, menerima pembekalan dan Olah raga bersama, Outbond, Kunjungan ke Museum dan malam akrab. Pada saat ini AAU menerima kunjungan 50 Taruna Akmil dan 20 Kadet AAL dan bersama-sama melaksanakan kegiatan secara simultan hingga hari Minggu (29/4).

Kuntar ini selain berlangsung sangat akrab juga mempertemukan sesama keluarga asuh. “kami mengenal keluarga asuh sehingga mulai dari senior yang tertinggi hingga paling junior akan kenal, apalagi apabila kita sering silaturahmi maka akan terjalin ikatan emosional, yang nantinya sangat berguna bagi kami saat bertugas. Baik matra darat, laut, udara semua akan terwadahi oleh satu keluarga yang ditentukan oleh mako Akademi TNI. Dan tiap matrapun juga dibentuk keluarga asuh yang terdiri dari taruna semua tingkatan, jelas Rizki mahendra dari keluarga lokomotif.

Baca juga:  Tinjau Pelatnas Paralayang, Kasau : Utamakan Aspek Keselamatan

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel