Berita

Lagi Atlet Aeromodelling DIY Raih Satu Perak dan Satu Perunggu

Dibaca: 6 Oleh 28 Sep 2016Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Atlet dari Fasi DIY dalam kejuaraan PON 2016, kembali berhasil meraih 1 medali perak dan 1 medali perunggu dari cabang olahraga aeromodelling, setelah sebelumnya dari cabang terjun payung juga menyumbangkan medali perak untuk DIY. Sebagian tim atlet olahraga dirgantara tersebut sudah kembali ke Yogyakarta.

Kepala Dinas Operasi Lanud Adisutjipto Kolonel Pnb Indan Gilang Buldansyah selaku Ketua Harian Fasi DIY menyampaikan rasa bangga kepada seluruh atlet olah raga dirgantara, karena sudah bertanding dengan maksimal dansekuat tenaga. “ Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan mengucapkan selamat pada para atlet yang sudah berprestasi,. Dan bagi yang belum berhasil meraih medali, harus tetap semangat dan berlatih dengan lebih keras lagi.”, tegasnya.

Lebih lanjut Kolonel Pnb Indan Gilang Buldansyah mengatakan dari cabang aeromodelling, untuk perolehan medali mendapat 1 perak dan 1 perunggu. Perolehan 1 perak dari klas F1H Glider A1 terbang bebas kendali tarik (atlet mandiri) a.n Muh Arif Hidayatullah dari pengcab Bantul dan 1 medali perunggu dari F3J terbang layang kendali radio (atlet beregu) a.n Wigit Ichtiarso dari pengcab Kota Yogya.

Baca juga:  Muspusdirla “gondol” juara Umum Festival Museum 2014

Jumlah atlet aeromodelling sebanyak 16 atlet. Dalam aeromodelling, penerbangan pesawat dibagi 2 heat., sehingga tiap heat dari 8 atlet harus terbang dengan waktu yang bersamaan. Setiap atlet harus menerbangkan 5 ronde. Hasil dari 5 ronde diakumulasi sehingga hasilnya diambil 9 atlet terbaik untuk melanjutkan fly off atau final dengan 2 ronde. Ronde 1 jumlah penerbangan terlama diraih DKI Jakarta dengan mencapai waktu 14.23.8 spot landing 0,2 meter. Disusul kemudian dari Jawa Barat dengan cacatan waktu 14.43.0 spot landing 8,2 meter, dan DIY dengan waktu 14.06.7 spot landing 1,1 meter.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel