Berita

Lakukan Simulasi Pengamanan, Lanud Dhomber Siap Bantu Polri Amankan Pileg dan Pilpres 2019

By 06 Feb 2019 February 11th, 2019 No Comments
51679277_377998659599913_7141223908102897664_n
#TNIAU #TNI-AU

TNI AU. Ajaran Pasukan Anti Huru-hara (PHH) Lanud Dhomber Balikpapan melaksanakan latihan dan simulasi pengamanan pemilu presiden dan legislatif 2019 pada Kamis (7/2). Latihan ini dilaksanakan secara serentak di jajaran Komando Operasi Agkatan Udara II (Koopsau II)

Mewakili Komandan Lanud Dhomber, Kolonel Pnb Irwan Pramuda, S.E, M.M, Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Dhomber Letkol Lek Achmad Rifai, menyatakan bahwa latihan terhadap pasukan telah dimulai sejak hari Senin (4/2) dan akan berakhir pada Selasa (12/2) mendatang.

Latihannya sendiri diawali dari pemberian materi berupa bina kelas yang dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada Senin dan Rabu. Bina kelas terdiri dari materi tentang HAM, Aksi Manusia, Perbantuan TNI kepada Polri, dan Rule of Engagement (ROE) yaitu tentang bagaiman TNI memberikan bantuan kepada Polri.

Simulasi dilaksanakan di dua titik terpisah, yaitu di Mako Lanud Dhomber Balikpapan dan di Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.

Di Lanud menggambarkan bahwa seumpama di sekitar Lanud terjadi ekskalasi di TPS dan mengarah ke perusakan TPS, maka PHH Lanud siap membantu Polri,

“Sementara di spot kedua, di DPPU, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan sebagai gambaran bahwa Lanud siap mengamankan aset-aset objek vital nasional dari para demonstran,” jelas kadisops.

Personel yang diturunkan dalam simulasi berjumlah total 192 orang, di mana 10 orang bertindak sebagai pelaksana, dan 182 sisanya sebagai pelaku. Kadisops juga menyatakan kepuasannya terhadap para anggota PHH, yang bertindak cukup bagus dan sigap di lapangan.
“Ini membuat saya bangga, menandakan Lanud Dhomber siap jika sewaktu-waktu ada susatu yang terjadi. Yang terpenting, dari latihan memberikan gambaran nyata kejadian, sehingga memberi penyesuaian di lapangan, melalui simulasi yang telah dilaksanakan, bisa dikatakan bahwa bahwa TNI siap jika diminta untuk bergerak berdasarkan permintaan dari pihak kepolisian.

“Ke depannya, kita juga akan selalu bersinergi dengan Polri. Saat ini kedua pihak masih melaksanakan latihan secara terpisah, namun nantinya akan dilaksanakan apel kekuatan bersama-sama dengan Polri untuk menggalang sinergitas.

 

Leave a Reply