Berita

Lambangja Sebagai Prioritas Utama

Dibaca: 39 Oleh 13 Okt 2017Tidak ada komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

“Jadikan keselamatan terbang dan kerja sebagai prioritas utama disetiap pelaksanaan tugas, sehingga kegiatan ini menjadi hal berharga dalam rangka pencegahan terhadap segala sesuatu yang mampu menimbulkan kerugian baik personel maupun materiil”, tegas Danlanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Suliono, S.Sos., membuka Acara Safari Dislambangjaau di GOR Praka Sutrisno Lanud Sultan Iskandar Muda. Kamis (12/10), dimana hadir sebagai pemateri Kasibingahlakabangja Dislambajaau Letkol Nav Muhammad Jausan dan Kasubsiblikdatalakabangja Dislambajaau Mayor Tek Misbakhul.

Dengan demikian, lanjutnya, kedisipilinan dan prosedur-prosedur baku mutlak harus diikuti dan tidak dapat ditawar-tawar lagi agar dapat menuju zero accident. ”Saya berharap acara ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan guna menciptakan semangat dan etos kerja setiap personel Lanud Sultan Iskandar Muda dan Kompi C Yonko 469 Paskhas, sehingga mampu melaksanakan budaya safety guna mencapai keberhasilan tugas-tugas kedepan,” ujarnya. Danlanud Sultan Iskandar Muda juga mengajak seluruh personel untuk mengikuti, memperhatikan dan memahami paparan yang akan diberikan tentang pentingnya budaya safety dan menjadikan safety sebagai prioritas utama dalam setiap pergerakan atau pelaksanaan tugas.

Baca juga:  ZIARAH ROMBONGAN LANUD WMI PERINGATI HUT KE- 59 KOOPSAU

Mengawali ceramah Lambangja, Letkol Nav Muhammad Jausan menjelaskan kegiatan ini sebagai program tahunan Dislambangjaau guna meningkatkan budaya safety di jajaran TNI Angkatan Udara. Bukan pekerjaan yang mudah, lanjutnya, untuk menciptakan budaya safety sebagai dasar pelaksaan tugas, sehingga perlu diingatkan, ditingkatkan secara terus menerus agar menjadi sebuah kebudayaan menuju zero accident di bidang keselamatan, terbang dan pekerjaan lainnya.

Mengangkat topik keselamatan di jalan, Kasibingahlakabangja Dislambangjaau menyampaikan angka kematian penduduk Indonesia salah satunya disebabkan kecelakaan berlalu lintas, dimana 61% karena faktor manusia, 30% faktor kendaraan dan 9% faktor sarana lingkungan. Bertemakan “Bekerja Dengan Aman Pulang Dengan Selamat, Karena Hidup Begitu Berharga”, tim safari Dislambangjaau mengajak pesonel Lanud Sultan Iskandar Muda dan Kompi C Yonko 469 Paskhas untuk mengotrol emosi saat berkendaraan, menggunakan kendaraan dengan kecepatan yang wajar, patuhi rambu-rambu lalu lintas, penuh kesadaran dalam mengendarai kendaraan diimbangi dengan istirahat yang cukup, menggunakan pengaman dalam berkendaraan seperti safety belt dan helm. Untuk penggunaan safety belt dan helm, katanya, mengurangi resiko kematian bagi pengendara sebanyak 40% hingga 50%. “Ingat selama bekerja maupun berkendaraan, keluarga, istri dan anak menunggu di rumah. Mari budayakan keselamatan dalam berlalu lintas dan keselamatan dalam bekerja agar demi kehidupan yang lebih berharga”, ujarnya. Selama ceramah berlangsung, peserta terlihat antusias mengikuti jalannya paparan dan aktif dalam tanya jawab kemudian dilanjutkan survey peralatan lambangja di Lanud Sultan iskandar Muda.

Baca juga:  PIA Ardhya Garini Cab. 5/D. II Lanud Rai Selenggarakan Pertemuan Rutin

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel