Berita

LANUD ABD ADAKAN PEMBEKALAN RAMADHAN

Dibaca: 6 Oleh 25 Jun 2014Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Menghadapi bulan suci Ramadhan yang sebentar lagi akan datang, maka Lanud Abd Saleh hari ini (Rabu, 25/6) mengadakan Pembekalan ceramah menjelang bulan ramadhan yang diikuti oleh Komandan Lanud Abd Saleh Marsma TNI Sungkono, S.E., M.Si., Komandan Depohar 30, Komandan Denmatra II, Komandan Batalyon 464 Paskhas serta para pejabat dan anggota Lanud Abd Saleh beserta Insub bertempat di Stadion Dirgantara Lanud Abd Saleh.

Sebelum ceramah dimulai Komandan Lanud Abd terlebih dahulu menghimbau kepada seluruh anggota yang beragama Islam agar sebelum puasa tiba dapat memahami dan mengerti makna dari puasa di bulan Ramadhan. “Kita sangat beruntung dan bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk bisa berpuasa di bulan Ramadhan tahun ini, oleh karena itu sebelum Ramadhan datang, mari kita menyiapkan diri untuk menghadapi bulan yang penuh barokhah ini dengan penuh persiapan”, kata Danlanud Abd. Karena di bulan Ramadhan kita akan menghadapi musuh yang paling besar yaitu hawa nafsu yang ada di dalam tubuh kita sendiri.

Baca juga:  KSAU : Peringatan Hari Jadi Kodikau Ke-69 Wujud Optimisme, Refleksi, dan Renungan

Kalau kita tidak menjadi orang yang bertaqwa, maka puasa dalam satu bulan akan terasa berat dan sia-sia, lanjutnya. Oleh karena itu di dalam menghadapi bulan puasa ini kita tidak hanya melatih untuk tidak makan dan minum saja tetapi juga melatih untuk mengendalikan diri di dalam segala hal. Jika kita melihat keburukan maka segeralah beristigfar agar kita punya benteng untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak baik itu. Di dalam jiwa manusia ada roh, akal, nafsu, dan kalbu. Lalu bagaimana agar kalbu kita sehat.? Tak lain kita harus menjaga sikap dan tingkah laku sebagaimana yang diajarkan Rasululloh, menggunakan panca indra sebagaimana mestinya untuk hal-hal yang baik, sehingga hawa nafsu dapat terkendali dan kolbu kita menjadi sehat. Untuk itu, mari kita berlatih di bulan puasa tahun ini untuk menghadapi musuh-musuh tersebut sehingga ke depan kita benar-benar menjadi orang yang selalu bertaqwa.

Sementara Penceramah Drs. K.H. Syaifudin Zuhri menjelaskan bahwa puasa di bulan Ramadhon adalah hanya untuk orang yang beriman saja sehingga parameter Ramadan adalah orang yang beriman. Di dalam diri kita ada dua kekuatan yang saling tarik menarik yaitu kekuatan sayap kanan yang dimotori oleh iman sendiri dan kekuatan sayap kiri dimotori oleh hawa nafsu sendiri. Puasa adalah menahan diri, mengendalikan dan mengontrol diri. Ada beberapa hal yang harus dihindari saat puasa yaitu membicarakan keburukan orang lain, fitnah, bohong, mencuri, maksiat, dan lain sebagainya. Target pendidikan puasa yang akan kita jalani adalah mendidik aspek rohaniah kita, artinya Allah mendidik kita puasa agar kita punya daya tangguh didalam menghadapi cobaan.

Baca juga:  TK LITTLE MOSLEM DAARUL IHSAN KUNJUNGI LANUD SULAIMAN

Selain itu agar kita sabar menghadapi tantangan-tantangan kehidupan. Karena kita hidup dengan keimanan maka pasti diuji oleh Allah yang disesuaikan dengan kekuatan diri kita. Jika kita mempunyai iman yang kuat maka kita tidak mudah stress meski ujian datang silih berganti. Akan tetapi jika tingkat keimanan kita sangat rendah, maka kompensasinya orang tersebut akan selalu mengeluh dan tidak bisa bersyukur, sehingga menimbulkan kepanikan dan stress. Oleh karena itu mari kita terapkan perintah agama yang telah ditetapkan agar di dalam menjalani kehidupan kita menjadi tenang dan selamat, serta selalu mensyukuri nikmat-nikmat-Nya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel