Berita

LANUD ABD SALEH GELAR LATIHAN PMU

Dibaca: 31 Oleh 13 Okt 2011Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Dalam upaya penanganan korban kecelakaan diperlukan tindakan yang cepat dan tepat baik dilapangan, selama proses evakuasi menuju tempat pertolongan dan tindakan penanganan lanjutan di rumah sakit, sehingga upaya pertolongan untuk penyelamatan jiwa dan mencegah kecacatan dapat tercapai secara optimal. Penanganan terpadu terhadap korban melibatkan unsur tim medis, inilah yg dipraktekan dalam latihan kesehatan lapangan dan pengungsian medik udara di Lanud Abd Saleh hari ini dilakukan.

Latihan tersebut melibatkan 251 orang masing-masing dari Kolat 67 orang, Pelaku 102 orang dan pendukung 82 orang dengan satuan dari medis dari Rumkit Lanud Abd, Rumkit Lanud Iswahyudi Madiun, personil kesehatan Skadron Udara 21, 32 dan 4 Lanud Abd Saleh, personil kesehatan Korpaskhas khususnya Wing II, Siswa Susdogbang, Siswa Suswatud Lakespra Saryanto, Personil Diskesau, Diskes Koopsau II, dan RSPAU. Latihan dilaksanakan di Taxy Way Lanud Abd (12/10). Sedangkan pesawat yg digunakan meliputi pesawat casa 212 dan Hercules C-130.

Pelaksanaan Latihan dimulai pukul 07.00 Wib yang menceritakan bahwa pesawat jenis angkut melaksanakan misi penerbangan dari Lanud A menuju Lanud B, dengan mengangkut personil sebanyak 40 orang dan awak pesawat 12 orang. Pada saat penerbangan pesawat mengalami gangguan teknis, setelah dilakukan perbaikan pesawat tidak berhasil dan diperkirakan penerbangan tidak sampai di tempat tujuan. Kemudian pilot berkoordinasi dengan tower Lanud Abd memutuskan pesawat mendarat darurat. Namun sebelum pendaratan gangguan teknis semakin parah dan pesawat sulit dikendalikan dan akhirnya mendarat darurat di daerah tengah runway parallel arah dari runway 35. Akibatnya banyak penumpang yang mengalami luka-luka dan ada beberapa korban meninggal dunia.

Baca juga:  BRONCO “SI KUDA LIAR” TETAP GAGAH

Selanjutnya tower Lanud Abd segera menghubungi unsur terkait khususnya Crash Team dan kondisi dinyatakan siaga 1. Unsur kesehatan segera bergabung dengan Crash Team dan memberikan pertolongan kepada korban. Selanjutnya korban dievakuasi ke rumah sakit atau ke AES 12 dengan menggunakan ambulance yang telah disediakan.

Korban yang dibawa ke AES 12 (PMU I) dirujuk ke Jakarta / Surabaya dengan menggunakan pesawat Hercules dan segera dilaksanakan Pengungsian Medik Udara (PMU) sesuai dengan prosedur yang berlaku. Setelah korban tiba Tim Kesehatan PMU I serah terima pasien dengan PMU II dilanjutkan loading pasien ke pesawat casa. Kemudian Tim PMU III menerima korban dari PMU II, dan melakukan tindakan pemeriksaan umum, stabilisasi dan persiapan evakuasi korban ke Rumah Sakit rujukan.

Kasubdis Dukes TNI AU Kolonel Kes Dr. Iwan Trihapsoro, Sp.KK. selaku Direktur latihan menjelaskan, latihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan personel kesehatan dalam melaksanakan tugas-tugas dukungan kesehatan. Khususnya kwerja sama dan koordinasi antar unsur kesehatan dengan unsur lainnya dalam mendukung operasi TNI AU.

Baca juga:  Upacara Penutupan Pendidikan Komando Angkatan Ke-40

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel