Berita

LANUD ABD SALEH LULUSKAN 6 PENERBANG PESAWAT ANGKUT

Dibaca: 16 Oleh 15 Mei 2010Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Komandan Lanud Abd Saleh Marsma TNI ida Bagus Anom M., S.E. melepas badge tanda siswa 6 orang Perwira yang telah menyelesaikan pendidikan Kursus Pengenalan Terbang Pesawat Angkut (KPTPA) pesawat C-212 Casa di Apron Skadron Udara 4 Wing 2 Lanud Abd Saleh (25/6).

 

Keenam orang siswa tersebut akan memperkuat penerbang pesawat angkut di jajaran Koopsau II, masing-masing 2 orang ditempatkan di Skadron Udara 4, 2 orang Skadron Udara 32 Lanud Abd Saleh dan 2 orang di Skadron Udara 5 Lanud Hasanudin Makassar. Mereka telah menyelesaikan pendidikan KPTPA selama kurang lebih 12 bulan di Skadron Udara 4 Wing 2 Lanud Abd Saleh.

 

Dalam sambutannya Komandan Lanud Abd Saleh mengatakan bahwa pendidikan ini merupakan modal awal sebagai penerbang angkut dan merupakan pembinaan karier dan kaderisasi dalam pemenuhan kebutuhan awak pesawat khusunya penerbang. Karena personel dengan kualifikasi khusus sebagai penerbang merupakan ujung tombak dalam rangka pengoperasian alutsista yang dimiliki TNI Angkatan Udara yaitu pesawat terbang angkut yang senantiasa harus siap operasi dalam rangka mendukung tugas-tugas TNI Angkatan udara, baik dalam tugas operasi untuk perang maupun selain perang.

Baca juga:  HUT Ke-76 TNI Tahun 2021 Lanud Sjamsudin Noor Ikuti Upacara Ziarah Nasional di TMP Bumi Kencana Banjarmasin

 

Untuk itu para mantan siswa KPTPA diharapkan di kesatuan yang baru nanti harus lebih giat dalam belajar dan berlatih, karena menjadi awak pesawat yang berkualifikasi khusus operasional dibutuhkan personil yang memiliki disiplin, dedikasi dan loyalitas yang tinggi, senantiasa meningkatkan profesionalitasnya dan menambah ilmu pengetahuan serta menjaga kesemaptaan yang prima.

 

“Sebagai awak pesawat, jangan membuat kesalahan sekecil apapun, karena tugas yang dilaksakan merupakan misi TNI Angkatan Udara, TNI serta bangsa dan Negara”, tegas Dan Lanud.

 

Lebih lanjut komandan menekankan kembali tentang keselamatan terbang dan kerja (lambangja), dimana lambangja harus menjadi prioritas utama dalan setiap melaksanakan tugas dengan menghayati serta mengaplikasikannya secara nyata di lapangan bukan hanya sebagai slogan atau kata-kata saja.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel