Berita

Lanud Abd Tampilkan Sosiodrama 71 Tahun Mengenang Terbang Pertama di Langit Malang

Dibaca: 23 Oleh 06 Okt 2016Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Peringatan HUT TNI ke 71 di Lanud Abd saleh terasa sangat berbeda, jika di tahun sebelumnya peringatan HUT TNI ke 71 selalu terpusat dan mengelar pamer alutsista, namun terasa berbeda di tahun ini, peringatan HUT TNI ke 71 dilaksanakan kegiatan yang banyak melibatkan masyarakat. Lanud Abd Saleh berturut-turut menyelenggarakan kegiatan lomba puisi, vocal grup, lomba cipta lagu, dan tari (16/8), Simposium, (4/9) dan puncak upacara dilaksanakan tanggal 5 Oktober 2016, Rabu (5/9).

“Penyelenggaraan sosiodrama ini dilaksanakan oleh kurang lebih 100  anggota Lanud Abd Saleh terdiri dari Bintara, Tamtama dan PNS serta Wara. Dibawah asuhan Mayor Tek Zulkifli, Sosiodrama ini berlatih tiap hari mulai 2 minggu yang lalu. Berbagai kostum ditampilkan, seperti kostum penerbang, petani, tentara Jepang, tentara Belanda dan pasukan pejuang. Adapula pakaian burung garuda, merak dan burung“, ungkap koordintor acara Mayor Tek  Zulkifli. .

Sosiodrama ini mengangkat peristiwa yang bersejarah yang terjadi di Pangkalan terbang Bugis saat itu atau lanud Abd Saleh (sekarang). Yaitu berhasil diterbangkannya pesawat Cukiu 004. Setelah Indonesia merdeka 17 Agustus 1945, selang 2 bulan TNI atau BKR saat itu telah terbentuk. Dalam awal pembentukannya BKR ini akhirnya terbagi menjadi BKR sesuai perannya. Lap. Terbang Budis, pesawat, hangar, bengkel merupakan nauangan BKR udara. Ada pula BKR pos, BKR Laut, BKR kereta api dan sebagainya.

Baca juga:  PANGKOHANUDNAS : TINGKATKAN KOORDINASI DAN MANTAPKAN KESIAGAAN KOHANUDNAS

Dari hasil penelitaian diadakan persiapan untuk dapat terbang. Ternyata pesawat yang siap hanya 2 buah. Cikiu 003 dan Cikiu 004. Cikiu 003 diterbangkan oleh atmo dan montir amat. Penerbangan itu berlangsung 15 menit. Dan mendarat karena mesinyya rusak, selanjutnya diususul pesawat cikiu 004 diterbangkan oleh ali dan AS. Hananjudin. Akhirnya 45 menit terbang dilagit malang dan berhasil mendarat di pangkalan udara. Bugis. Keberhasilan ini disambut oleh rakyat malang dan disambut oleh Mayor jendral Imam Suja’I Sayam residen malang imam supeno. Peristiwa ini disiarkan oleh RRI.

Peristiwa yang terjadi 17 Oktober 1945, akhirnya membuat para penerbang semakin giat dan berhasil memperbaiki pesawat yang siap diterbangkan. putra putra Indonesia yang digembleng di sekolah Darurat Yogyakarta. Hasil lain yang cukup membanggakan adalah berhasilnya memeperbaiki pesawat jenis Bomber Suky oleh penerbang Atmo disekitar malang. Percobaan dilakukan tanggal 21 februarin 1946, namun terdapat kekurangan pimpa hidrolik nya bocor. Selanjutnay tsetelah diperbaiki akhirnya berhasil diterbangkan oleh Imam supeno lalu diberi nama Diponegoro I (PD) I) dan akhirnya tanggal 4 Oktober 1946 Bapak Abdulrachman saleh menerbangkan peswat PD I ke Maguwo dengan membawa juru tehnik Moch Umar. Pesawat PD I turut berjasa dalam menyelesaikan masalah tawanan perang sekutu.

Baca juga:  Warga Abd Lepas Marsma TNI Djoko Senoputro

Sosiodrama ini diakhiri dengan tarian massal dari semua pendukung, untuk persembahan pejabat dan hadirin yang ada. Sebagai Irup pada peringatan kali ini Komandan Depo har 30 Kol Tek M.Y. Rudiansyah ST, SIP. Dihadiri oleh seluruh kadis dijajaran lanud Abd dan ditutup denagn penampilan suara emas vocal grup pemenang lomba HUT TNI ke 71 dan Tari-tarian.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel