Berita

Lanud Abdulrachman Saleh Gelar Latihan Survival Dasar “Bima Sakti ke-40”

Lanud Abdulrachman Saleh Gelar Latihan Survival Dasar “Bima Sakti ke-40”
#TNIAU 

TNI AU. Komandan Pangkalan TNI AU (Lanud) Abdulrachman Saleh, Malang Marsekal Pertama TNI Hesly Paat yang diwakilli Komandan Wing 2 Lanud Kolonel Pnb Reza Ranesa R. Sastranegara, S.Sos.,M.A.P., membuka Apel gelar Kesiapan dan Pembukaan Latihan Survival Dasar Bima Sakti Angkatan ke-XL tahun 2020 Lanud Abdulrachman Saleh di Lapangan Titik Muat, Senin (3/2). Latihan Survival Dasar “Bima Sakti” ke-XL tahun 2020 ini diagendakan selama lima hari (dua hari persiapan di home base, tiga hari kegiatan di daerah latihan). Latihan diikuti oleh 88 peserta dibagi dalam 13 kelompok meliputi 60 orang dari personel Lanud Abdulrachman Saleh dan 28 orang dari berbagai unsur sukarelawan masyarakat dengan daerah latihan di Rajekwesi, Pesanggaran, Banyuwangi.

Dalam sambutannya Danlanud Abd Saleh mengatakan, “Sebagai salah satu pangkalan udara operasi di jajaran TNI AU, para personel yang bertugas di Lanud Abdulrachman Saleh dituntut senantiasa memiliki kesiapan tugas yang tinggi dalam melaksanakan berbagai operasi udara di berbagai medan dan cuaca. Hal ini dikarenakan terdapatnya tiga skadron udara yakni skadron udara 4, 21 dan 32 dengan dua tipe pesawat udara yaitu pesawat angkut serta pesawat tempur. Kondisi ini tentu menuntut para awak pesawatnya untuk profesional dalam pelaksanaan tugas serta alert menghadapi berbagai keadaan yang cepat berubah”.

Baca juga:  LANUD SAM RATULANGI PERINGATI HUT KEMERDEKAAN INDONESIA KE 69

“Untuk itu, guna mempersiapkan awak pesawat juga para pendukung kegiatan penerbangan yang siap tugas, khususnya menghadapi keadaan darurat, diagendakanlah pelaksanaan latihan survival dasar atau latihan bertahan hidup sebagai salah satu upaya mempersiapkan personel yang siap menghadapi kemungkinan terburuk saat operasional penerbangan berlangsung”, jelas Danlanud.

Lebih lanjut Danlanud Abd Saleh menyampaikan, “Latihan survival dasar memang berguna sekali bagi para awak pesawat, khususnya dalam meningkatkan kemampuannya untuk bertahan hidup saat terjadi kondisi darurat terjadi. Sedangkan sandi latihan Bima Sakti ke-XL ini mengandung arti para peserta yang digembleng dalam latihan survival diharapkan setelah menjalani latihan akan memiliki kemampuan melaksanakan operasi atau bertahan hidup saat kondisi darurat terjadi seperti halnya Bima dalam pewayangan yang memiliki kesaktian setelah keluar dari kawah candradimuka”. tambah Danlanud Abd.

“Tidak kalah pentingnya untuk selalu menjaga hubungan baik dengan masyarakat di sekitar daerah latihan. Untuk itu selama latihan saya harapkan kalian semua tidak merusak hutan maupun tanaman sekitar daerah latihan, pandai-pandailah beradaptasi dengan masyarakat setempat dengan berperilaku yang baik sebagai prajurit TNI Angkatan Udara, agar kemanunggalan TNI dan rakyat terjaga”. pungkas Danlanud Abd Saleh Marsma TNI Hesly Paat.

Baca juga:  DOA BERSAMA JELANG PELAKSANAAN SUPADIO INDONESIA JAYA 2017

Rangkaian acara Apel gelar Kesiapan dan Pembukaan Latihan Survival Dasar Bima Sakti Angkatan ke-XL tahun 2020 di Lanud Abdulrachman Saleh yaitu pernyataan pembukaan latihan, penyematan tanda latihan bagi pelatih dan peserta latihan, pemeriksaan pasukan dan perlengkapannya oleh pimpinan apel dan pejabat terkait dan sambutan. Turut hadir pada upacara tersebut para kepala dinas, komandan satuan, pejabat staf dari jajaran Lanud Abdulrachman Saleh dan insub, perwira, komando latihan, pelatih, bintara dan tamtama beserta para pendukungnya.

Usai Apel gelar Kesiapan dan Pembukaan Latihan Survival Dasar Bima Sakti Angkatan ke-XL diadakan pembinaan fisik, pelajaran teori dan latihan pendahuluan selama dua hari oleh pelatih dari Lanud Abdulrachman Saleh dan Prajurit Paskhas yang ada di Malang.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel