Berita

Lanud Adisutjipto Himbau Masyarakat Agar Tidak Gunakan Laser Strike

Lanud Adisutjipto Himbau Masyarakat Agar Tidak Gunakan Laser Strike
#TNIAU 

TNI AU. Beberapa hari terakhir pada saat pelaksanaan latihan terbang malam di Lanud Adisutjipto, terdapat gangguan waktu malam hari yang disebabkan oleh sinar sejenis laser yang disinyalir dari laser pointer.   Pada istilah  penerbangan hal ini disebut juga sebagai laser strike, Selasa (26/2).

Danlanud Adisutjipto Kolonel Pnb Ir. Bob Panggabean menyampaikan Laser strike yang terjadi berasal dari daratan yang ditembakkan ke arah pesawat terbang yang melintas. Secara teknis hal ini tidak mengganggu atau merusak sistem pesawat terbang, namun menjadi sangat berbahaya dan berpotensi accident / incident terhadap penerbangan tersebut apabila sinar laser ditembakkan langsung ke arah  pilot.

Ditambahkan bahwa intensitas cahaya laser yang langsung mengenai mata dapat mengakibatkan kebutaan sementara.   Tentunya hal ini sangat berbahaya bagi penerbangan, apalagi pesawat yang melintas diatas kota Yogyakarta adalah pesawat-pesawat yang akan melaksanakan take off  (lepas landas) atau landing ( pendaratan) di Bandara Adisutjipto.  Hampir tidak ada toleransi lagi bagi pilot untuk melakukan kesalahan pada saat terbang di ketinggian rendah tersebut.

Gangguan laser strike termasuk faktor paling berbahaya bagi pilot dalam mengendalikan pesawatnya.    Kebutaan sementara akibat laser strike akan berakibat fatal terhadap keselamatan awak pesawat, penumpang dan orang lain di daratan.

“Lanud Adisutjipto menghimbau kepada masyarakat untuk tidak lagi menggunakan laser pointer untuk hal-hal yang tidak sesuai fungsinya apalagi diarahkan ke pesawat terbang.   Selain itu pihak Lanud Adisutjipto juga akan melaksanakan tindakan tegas kepada pelaku yang tidak mentaati himbauan penggunaan laser strike yang sangat menganggu baik bagi penerbangan sipil maupun militer” tegasnya.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel