Berita

Lanud Ash Gelar Upacara Bendera Bulanan

Oleh 18 Feb 2019 Februari 19th, 2019 Tidak ada komentar
Lanud Ash Gelar Upacara Bendera Bulanan
#TNIAU 

TNI AU. Pangkalan TNI AU Lanud H AS Hanandjoeddin (ASH) melaksanakan Upacara Bendera Bulanan, Senin (18/2) pagi. Upacara ini dipimpin langsung Danlanud ASH Letkol Pnb Akal Juang selaku Inspektur Upacara (Irup). Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Lanud Ash, khidmat mengikuti upacara tersebut.

Letkol Pnb Akal Juang, membacakan amanat Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna menekanan terkait perkembangan situasi dalam negeri yang masih dihiasi berbagai permasalahan. Seperti separatisme, terorisme, radikalisme, bencana alam, dan konflik sosial lainnya. Kondisi tersebut ditambah dengan makin meningkatnya suhu politik.

E2D28611-92DE-4D6D-AA86-EE4B70A5741B
“Sebab, tahun ini akan diselenggarakan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilu Legislatif. Keadaan ini rentan terhadap berbagai potensi terjadinya gangguan keamanan dan konflik komunal karena munculnya berita-berita ‘hoax’ di media sosial (Medsos),” kata Lulusan AAU 1998 itu.

Menurut Letkol Pnb Akal Juang, situasi tersebut dapat menimbulkan berbagai kemungkinan yang amat dinamis, sarat perubahan dan terkadang sulit untuk diprediksi. Untuk itu, dituntut meningkatkan kewaspadaan, agar tidak mudah terpengaruh atau terpancing oleh isu-isu dari berbagai pihak yang tidak bertanggung jawab.

5314BBAC-F8F5-4AF3-BD29-30FBA09706B0
“Berkaitan dengan hal tersebut, saya tekankan kembali bahwa netralitas TNI adalah harga mati yang harus senantiasa kita junjung tinggi dan kita implementasikan. Mulai dari prajurit berpangkat terendah sampai tertinggi,” tandas Danlanud Ash.

Letkol Pnb Akal Juang mengingatkan, prajurit tidak boleh menjadi alat suatu golongan atau orang siapapun juga. Oleh karenanya, diminta kepada para anggota untuk tidak pernah sekali-sekali terlibat dalam kegiatan politik praktis apa pun bentuknya. Dan harus tetap berpegang teguh pada karakter dan jati diri TNI dan PNS TNI.

“Yaitu, prinsip yang dilandasi dengan jiwa Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNl dan Panca Prasetya Korpri. Agar kita mampu berpijak pada posisi yang benar dan tidak terpengaruh oleh berbagai kepentingan,” pesannya.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel