Berita

Lanud Dominicus Dumatubun Gelar Gowes Bareng Sekaligus Patroli Pengamanan Aset

Dibaca: 67 Oleh 03 Feb 2017Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Kegiatan Gowes Bareng sekaligus Patroli pengamanan aset Lanud D. Dumatubun dilakukan Tim Gowes Lanud D. Dumatubun dibawah komando Komandan Lanud D. Dumatubun Letkol Pnb Hantarno Edi Sasmoyo serta anggota Lanud D. Dumatubun, Jum’at (3/2). Sambil gowes mereka menyasar aset TNI AU Lanud Dominicus Dumatubun yaitu Lapter Letvuan yang merupakan bekas peninggalan Jepang yang digunakan untuk Operasi Trikora pada tahun 1961, dikarenakan keterbatasan personel, maka Lapter Letvuan sudah tidak digunakan untuk penerbangan dan kini dijadikan tempat latihan kemiliteran bagi personel TNI di daerah Maluku Tenggara khususnya anggota Lanud Dominicus Dumatubun.

Pangkalan Udara Dominicus Dumatubun yang terletak di pulau Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara adalah salah satu Pangkalan TNI Angkatan Udara di jajaran Koopsau II. Dahulu Lapangan Terbang ini dibangun oleh bala tentara Jepang pada tahun 1942 sebagai salah satu basis pertahanan di Kawasan Timur Indonesia, yang pada saat menjelang Operasi Trikora dalam pembebasan Irian Barat, Lapangan Terbang Letvuan (18 KM dari Langgur) dibuka kembali oleh AURI. Pada masa Operasi Trikora, baik Pangkalan Udara Langgur maupun Pangkalan Udara Letvuan memegang peranan sangat penting karena sebagian besar pesawat tempur dan pesawat angkut berada di pangkalan ini, yang pada saat itu masih merupakan perwakilan dari Pangkalan Udara Laha atau sekarang disebut juga Lanud Pattimura yang berkedudukan di Ambon.

Baca juga:  Wadankodikau: Jadilah Pemimpin Yang Berkarakter

Dengan gowes bareng sekaligus Kegiatan patroli pengamanan aset ini, mendapatkan tiga manfaat antara lain pertama Kegiatan Gowes bareng sekaligus Patroli pengamanan aset ini sebagai salah satu langkah agar prajurit Angkatan Udara untuk gemar berolahraga terutama bersepeda sehingga diperoleh tubuh yang sehat secara Jasmani. Kedua dengan diadakannya kegiatan ini, diharapkan agar personil Lanud D. Dumatubun mengetahui batas-batas aset tanah negara yang ada dibawah pengawasan Lanud D. Dumatubun dan yang ketiga dengan sering berkomunikasi dan bersosialisasi masyarakat sekitar Lapter Letvuan akan bisa menjalin tali silahturahmi yang lebih erat dengan warga sekitar serta dapat berkomunikasi langsung dan memberikan penjelasan tentang status kepemilikan tanah dengan masyarakat pribumi, yang sementara ini menggunakan lahan kosong untuk bercocok tanam, kita juga berharap agar setiap ada pembangunan liar di tanah milik negara, masyarakat sekitar dapat langsungkan melaporkan ke Lanud D. Dumatubun agar dapat segera ditindak lanjuti”, demikian dijelaskan Danlanud.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel