Berita

Lanud I Gusti Ngurah Rai Gelar Upacara Peringatan HUT Ke-68 Hari Jadi Koopsau Secara Sederhana

Lanud I Gusti Ngurah Rai Gelar Upacara Peringatan Hut Ke-68 Hari Jadi Koopsau Secara Sederhana
#TNIAU 

TNI AU – Komandan Lanud (Danlanud) TNI AU I Gusti Ngurah Rai Kolonel Pnb Wibowo Cahyono Soekadi, S.Sos. memimpin upacara peringatan Hari Jadi Ke-68 Komando Operasi Angkatan Udara (Koopsau), bertempat di Mako Lanud I Gusti Ngurah Rai, Senin (17/6).

Upacara diikuti oleh para Kepala Dinas, Perwira, Bintara dan Tamtama serta Pegawai negeri Sipil Lanud I Gusti Ngurah Rai. Bertindak sebagai Komandan Upacara Kapten Tek Putu Sugiarte.

Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai pada upacara peringatan hari jadi Koopsau membacakan amanat tertulis Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Yuyu Sutisna, S.E., M.M.

Tema peringatan Hari Ulang Tahun ke-68 Komando Operasi TNI Angkatan Udara, yaitu: “Berlandaskan jiwa Profesional, Militan, dan Inovatif, Koopsau siap mengemban tugas TNI Angkatan Udara dalam rangka mendukung Tugas Pokok TNI”.

Dalam sambutannya Kasau yang dibacakan Danlanud I Gusti Ngurah Rai mengatakan, sejak dibentuk pada tanggal 15 Juni 1951, Komando Operasi TNI Angkatan Udara telah menorehkan banyak tinta emas dalam setiap lembaran sejarah pengabdiannya.

Dedikasi dan integritas dalam pengabdian tersebut hendaknya menjadi sumber inspirasi untuk semakin memantapkan peran dan tugas Koopsau selaku Komando Utama Pembinaan dan Komando Utama Operasi TNI Angkatan Udara.

Selama 68 tahun, Koopsau telah turut serta secara aktif dalam mengabdikan diri demi keberhasilan pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara. Koopsau telah mengukir berbagai prestasi penugasan, baik melalui Operasi Militer Perang atau OMP maupun Operasi Militer Selain Perang atau OMSP.

Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa dimensi ancaman yang kita hadapi saat ini menjadi semakin kompleks.

Konsep perang konvensional yang mengerahkan kekuatan militer secara terbuka bergeser menjadi peperangan asimetris, termasuk di antaranya perang proksi yang menggunakan pihak ketiga.

Sementara itu, dimensi ancaman nirmiliter seperti bencana alam, membutuhkan dukungan dalam pendistribusian bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana secara cepat.

Kondisi tersebut, menuntut kesiapsiagaan Koopsau sebagai salah satu inti dari kekuatan udara. Untuk itu, Koopsau harus mampu menyiapkan kemampuan personel dan alutsista sehingga dapat dioperasikan setiap saat, sesuai dengan eskalasi ancaman yang terjadi.

Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan tersebut, pimpinan TNI dan TNI Angkatan Udara mengambil langkah-langkah kebijakan strategis.

Salah satu langkah tersebut adalah dengan mengembangkan organisasi di wilayah timur Indonesia, seperti pembentukan Koopsau III yang bermarkas di Biak, Papua. Selain itu, TNI Angkatan Udara juga membentuk skadron-skadron udara baru, antara lain Skadron Udara 27 di Lanud Manuhua, Biak dan Skadron Udara 33 di Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar.

Penambahan organisasi TNI Angkatan Udara tersebut sejalan dengan rencana strategis TNI untuk mewujudkan sinergitas dan interoperabilitas kekuatan yang dimiliki oleh tiga angkatan, sehingga kekuatan-kekuatan tersebut dapat digunakan dengan lebih efektif dan efisien.

Upacara peringatan hari ulang tahun Komando Operasi Angkatan Udara yang ke-68 di Lanud I Gusti Ngurah Rai ini berlangsung dengan sederhana namun tetap penuh dengan rasa khidmat.(*)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel