Berita

Lanud I Gusti Ngurah Rai Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila

Dibaca: 65 Oleh 01 Jun 2019Tidak ada komentar
DSC_2500
#TNIAU 

TNI AU.  Lanud I Gusti Ngurah Rai melaksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila Sabtu (01/06). Bertempat di Mako Lanud I Gusti Ngurah Rai, bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Kadisops Lanud I Gusti Ngurah Rai Letkol Lek Iswayudi. Peserta Upacara diikuti oleh Perwira, Bintara, Tamtama serta PNS Lanud I Gusti Ngurah Rai.

Dalam Upacara tersebut  Kadisops membacakan Sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia. Pancasila sebagai dasar negara, Ideologi Negara dan Pandangan Hidup Bangsa yang digali oleh para “Pendiri Bangsa” merupkaan suatu anugerah yang tiada tara dari Tuhan YME buat bangsa Indonesia. Walaupun kita sebagai bangsa masih belum secara sempurna berhasil merealisasikan nilai-nilai pancasila, kita akui bahwa eksistensi keindonesiaan baik sebagai bangsa maupun sebagai Negara masih dapat bertahan hingga kini berkat Pancasila.

Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan. keberagaman kondisi geografis, flora, fauna hingga aspek antropologis dan sosiologis masyarakat hanya dapat dirajut dalam bingkai kebangsaan yang inklusif. Proses internalisasi sekaligus pengalaman nilai-niali Pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga:  HUT ke-32 Bekmatpus, Kadismatau: Personel Bekmatpus Harus Profesional dan Berinovasi

Berkat pancasila yang berlindan dengan nilai-nilai inklusivitas, toleransi dan gotong royong keberagaman yang ada menjadi suatu berkah. Berkat Pancasila sebagai bintang penuntun keberagaman yang ada dapat dirajut menjadi identitas nasional dalam wadah dan slogan “Bhinneka Tunggal Ika.”

Peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni bukan sesuai yang terpisah dari momentum perumusan “Piagam Jakarata”oleh “panitia kecil” tanggal 22 Juni dan pengsahan Pancasila dalam pembukaan UUD 1945 oleh panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 18 Agustus 1945. Jadi 3 peristiwa penting tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahka. Dengan demikian, kita harapkan perdebatan tentang kelahiran Pancasila suadh tidak diperlukan lagi. Yang diperlukan mulai saat ini adalah bagaimana kita semua mengamalkan Pancasila secara simultan dan terus menerus.

Untuk itu diperlukan kesadaran dan pemahaman untuk saling menghormati, saling bekerjasama, bergotong royong dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Kondisi demikain dapat berkembang melalui buday apolitik kewargaan yang demokratis. Budaya politik yang menimbulkan ketakutan. Kita Indonesia, Kita Pancasila adalah sosok yang percaya diri, optimis dan penuh harapan dalam menatap masa dengan sebagai bangsa yang maju, adil dan makmur.Melalui peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni 2019, Pancasila perlu dijadikan sebagai sumber inspirasi “politik harapan” dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita semua harus terus menerus secara konsisten merealisasikan Pancasila sebagai dasar Negara, Ideologi Negara dan pandangan dunia yang dapat membawa kemajuan dan kebahagiaan seluruh bangsa Indonesia. Kita bersatu membangun bangsa utuk merealisasikan tatanah kehidupan masyarkat yang rukun, damai, adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan. Kita Indonesia, kita pancasila.

Baca juga:  Danlanud Adisutjipto Sambut Kedatangan Panglima Angkatan Bersenjata Australia

 

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel