Berita

Lanud Halim Dukung Kegiatan Pembuatan Hujan Buatan

Dibaca: 13 Oleh 27 Agu 2015Tidak ada komentar
Lanud Halim Dukung Kegiatan Pembuatan Hujan Buatan
#TNIAU 

Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsekal Pertama TNI Umar Sugeng Hariyono, S.IP., S.E., M.M., yang diwakili Kepala Dinas Personel (Kadispers) Letnan Kolonel Pnb Adrian P. Damanik, S.T., memberikan kata sambutannya pada pembukaan kegiatan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), di Gedung Suma 2 Lanud Halim Perdanakusuma, Selasa (25/8). Kegiatan “TMC untuk Menanggulangi Kekeringan di Wilayah Pertanian di Indonesia” tahun 2015 tersebut dihadiri oleh Menteri Pertanian Dr Andi Amran Sulaiman serta pejabat terkait dari BNPB, BPPT, BMKG, Mabes TNI dan Lanud Halim Perdanakusuma.

Dalam amanatnya Marsekal Pertama TNI Umar Sugeng Hariyono, S.IP., S.E., M.M., antara lain menyatakan melalui TMC atau penyemaian awan di udara yang menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara, pemerintah berharap kekeringan yang terjadi di beberapa provinsi di tanah air dapat di cegah secepat mungkin. Sehingga kekeringan yang saat ini melanda Pulau Jawa, NTT, NTB dan Sulawesi Selatan dapat segera teratasi dengan turunnya hujan di wliayah-wilayah pertanian. “TNI Angkatan Udara beserta para personelnya juga beberapa armada pesawat angkut jenis ringan, sedang maupun angkut beratnya serta jajaran Pangkalan TNI Angkatan Udara selama ini telah terlibat dalam kegiatan TMC yang diprogramkan pemerintah dan siap mendukung kegiatan TMC tahun 2015,” ujar Danlanud.

Baca juga:  ZIARAH, SENANDUNGKAN DOA UNTUK PARA PAHLAWAN KUSUMA BANGSA

Sementara itu, Menteri Pertanian Dr Amran Sulaiman menyampaikan sekitar 80 prosen pertanian di tanah air sudah panen dan hasilnya masuk gudang, sehingga di beberapa bulan di akhir tahun 2015, hanya 20 prosen saja target pertanian yang belum terpenuhi. “Kita tidak perlu khawatir datangnya musim kemarau karena stok pangan di Bulog masih cukup,”ujar Mentan. Ditambahkan menghadapi kekeringan saat ini pemerintah berupaya dengan segala cara menerapkan beberapa cara untuk tetap menghidupkan aktivitas pertanian sesuai ciri khas daerah masing-masing. “Oleh karena itu, dibangun sekitar 21 ribu pompa air, sumur dangkal, infrastuktur irigasi juga TMC pada saat ini,” tegas Mentan.

Usai acara pembukaan para pejabat melihat Pesawat CN 295 dengan nomor lambung 2901 yang didalamnya telah terpasang drum-drum pembawa garam. Pesawat dengan sembilan crew dipimpin Komandan Skadron Udara 2 Letkol Pnb Lilik Eko Susanto, S.E., tersebut akan terbang membawa 2,5 ton garam akan terbang selama empat jam di wilayah selatan Jawa Tengah. Menurut rencana TMC akan dilaksanakan selama dua bulan ke depan, setiap hari satu penerbangan. Acara pembukaan tersebut mengundang pihak media massa cetak dan elektronik di Jakarta.

Baca juga:  AAU peringati HUT PIA-AG ke 54

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel