Berita

Lanud Halim Memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw

Dibaca: 47 Oleh 30 Des 2015Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Warga muslim Lanud Halim Perdanakusuma memperingati peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1437 Hijriah di Masjid Shirattunur, Rabu (30/12). Peringatan menampilkan penceramah Ustadz Drs H. Taum Puli, M.Ag., dari Kebon Kopi, Jakarta Timur, dihadiri Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Umar Sugeng Hariyono, S.IP.,S.E.,M.M., beserta Nyonya Dwiana Umar Sugeng, pejabat, perwira, bintara, tamtama, PNS, Pengurus Cabang PIA Ardhya Garini juga ratusan anak yatim dari lima yayasan/pondok pesantren di lingkungan Halim Perdanakusuma.

Dalam sambutannya Komandan Lanud Halim Perdanakusuma menyampaikan tujuan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW untuk mengingatkan kelahiran Rosulluloh yaitu Nabi Muhammad SAW, sebagai Nabi akhir zaman. Rosulluloh diutus Allah SWT guna menyebarkan agama Islam kepada umat manusia di seluruh penjuru dunia. Melalui kehadirannya, umat manusia mendapatkan sosok pribadi agung sebagai teladan dalam kehidupan di dunia. Sehingga peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan perwujudan penghargaan akan cinta kepada Rasulullah SAW yang telah mengangkat umat manusia dari zaman kegelapan menuju zaman terang-benderang.

Baca juga:  PENEGAKAN DISIPLIN DI KOSEKHANUDNAS I

Ditambahkannya tema peringatan adalah “Dengan Hikmah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1437 Hijriah/2015 Masehi, KitaMantapkan Mental dan Profesionalisme Prajurit TNI Guna Kelancaran dan Keberhasilan Pelaksanaan Tugas dan Pengabdian Kepada Bangsa dan Negara”. Menurut Danlanud,”Tema ini, sangatlah tepat apabila diaktualisasikan dengan tugas Prajurit dan PNS TNI, dimanadalam pelaksanaan tugasnya selain memerlukan profesionalisme juga kondisi mental yang kuat guna terlaksananya tugas-tugas dengan lancar dan berhasil,” ujarnya.

Sementara itu, Ustadz Drs H. Taum Puli, M.Ag.,diantarannya menyampaikan pekerjaan besar Nabi Muhammad SAW adalah menjadikan Islam sebagai rahmat bagi semesta alam. Hal ini tertuang dalam Al Quran Surat 107, yang artinya “Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam”. Menurutnya 30 juz isi Al Quran substansi dan hakikinya adalah rahmat atau kasih sayang bagi seluruh alam semesta.

Diibaratkan nilai satu nyawa manusia di dunia sama dengan seluruh umat manusia. Sehingga dosa membunuh manusia sangat besar. Demikian juga perbedaan yang ada tidak untuk dipermasalahkan,melainkan bagian dari rahmat untuk saling dihargai dan dihormati. Ditambahkannya berbagai permasalahan dalam keluarga dan kehidupan di dunia ada solusinya dalam Al Quran. “Terdapat sekitar 300 ayat Al Quran tentang upaya membangun keluarga yang sakinah juga 500 ayat tentang adanya kehidupan sesudah mati, namun mengapa masih ada keluarga yang tidak bahagia juga menjamurnya kejahatan,” urai , Ustadz Drs H. Taum Puli, M.Ag.

Baca juga:  UPACARA BENDERA 17-AN DI LANUD SULTAN HASANUDDIN

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel