Berita

LANUD HUSEIN S. DAN DEN BRAVO LATIHAN ANTI TEROR

Dibaca: 2 Oleh 01 Jul 2010Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Perkembangan yang sangat pesat terkait dengan pertumbuhan maskapai penerbangan yang mendarat di Bandara Husein Sastranegara mendorong semakin dibutuhkannya ketanggapsegeraan aparat maupun personel yang terlibat langsung maupun tidak langsung dengan operasi penerbangan terhadap segala hal yang berkaitan dengan penanganan gawat darurat.  Lanud Husein Sastranegara sebagai salah satu pangkalan di Kota Bandung menindaklanjuti hal tersebut berupaya untuk mengantisipasi keadaan gawat darurat yang mungkin terjadi dengan menggelar latihan Penanggulangan Gawat Darurat (PGD) atau Latihan Anti Teror yang dipusatkan di apron Lanud Husein S., Rabu (30/6).

Latihan melibatkan Personel Lanud Husein S., Detasemen Bravo Paskhas, serta Bandara Husein Sastranegara sejumlah kurang lebih 155 personel, bertujuan untuk melatihkan dan meningkatkan kesiapsiagaan tentang bagaimana mengatasi apabila terjadi pembajakan udara yang dikombinasikan dengan pemadaman kebakaran pada pesawat yang dikemas dengan scenario latihan.

Berdasarkan scenario yang telah disusun, pesawat udara tipe FK-100 milik suatu maskapai penerbangan swasta dibajak oleh kawanan teroris dengan menggunakan senjata tajam dan pistol berjumlah 3 orang dengan menyamar sebagai penumpang dan menyandera pramugari. Tuntutan teroris adlah pengisian bahan bakar dan penambahan makanan untuk penerbangan lanjutan ke Philipina. Jika tuntutan tidak terpenuhi maka bom yang sudah diletakkan di pesawat udara akan diledakkan.

Baca juga:  JAJARAN KODIKAU SOSIALISASI HUKUM DAN KEPOLISIAN MILITER DI LANUD SULAIMAN

Hadir dalam kesempatan tersebut Komandan Korpaskhasau Marsma TNI Harry Budiono, Kepala Dislitbangau Marsma TNI Basuki Purwanto, Komandan Depohar 10 Kolonel Tek Taufik Suhargo Arif, Kepala Bandara Husein Sastranegara Mulia Abdi, Aspam PT Dirgantara Indonesia Budhiarto.

Tampak dalam gambar, pasukan Detasemen Bravo ketika melakukan penindakan terhadap teroris yang berada di dalam pesawat. (Foto : Pentak Husein)

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel