Berita

Lanud Husein Sastranegara Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Dibaca: 15 Oleh 22 Jan 2014Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Bertempat di Masjid Al-Mu’minun Komplek Lanud Husein Sastranegara, Rabu (22/1) seluruh personel Lanud Husein bersama-sama memperingati perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, sesuai dengan Tema yang diangkat yakni; “Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kita tingkatkan kebersamaan prajurit TNI dengan rakyat dalam rangka menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia” 

Hadir dalam acara tersebut antara lain: Kadispers Lanud Husein S, Letkol Adm Zainal Abidin, SE., Kadisops Lanud Husein S Letkol Pnb Herdy Arif Budiarto, Kadislog Lanud Husein S Letkol Kal Aryanto Nurcahyadi, seluruh Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Lanud Husein Sastranegara. 

Dalam sambutan tertulisnya Komandan Lanud Husein Sastranegara, Kolonel Pnb I Nyoman Trisantosa. S.IP yang dibacakan oleh Kadispers mengatakan bahwa Hari Kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW, yang diperingati setiap tanggal 12 Rabi’ul Awal ini merupakan momentum yang sangat baik bagi kita untuk menggali makna dan hikmah yang terkandung di dalamnya, karena peringatan ini akan membangkitkan kita untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu Wata’ala. 

Baca juga:  Danlanud SMH Tanda Tangani Pakta Integritas Bebas KKN

Dalam acara puncak yakni mendengarkan Tausiah yang disampaikan oleh Dr. H. Iskandar Mirza juga kembali mengajak kepada seluruh hadirin untuk selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan kepada Allah SWT, beliau juga menambahkan bahwa bila kita pandai bersyukur, Allah akan menambah nikmat-Nya untuk manusia. Sesuai firman Allah dalam Qur’an Surat Ibrahim Ayat 7. Yang berbunyi “Lainsakartum Laazidanakum”. Kalau kau pandai bersyukur atas nikmat yg Kuberikan, maka akan Kutambah nikmat untukmu,” tutur Ustadz, membacakan potongan ayat ini. Diakhir Tausiahnya penceramah juga mengingatkan kepada semua agar tidak melupakan sholat 5 waktu, jadikan sholat tersebut sebagai kebutuhan bukan lagi sebagai kewajiban serta membaca dan mengamalkan Al-Quran dan Bersedekah. 

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel