Berita

Lanud Iswahjudi Tidak Cengeng

Dibaca: 26 Oleh 21 Mei 2010Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Selama masa reses DPR RI, bagi Ramadhan Pohan yang tercatat sebagai anggota komisi I DPR RI, mengadakan kunjungan ke Lanud Iswahjudi untuk mengetahui apakah ada permasalahan signifikan yang dialami oleh Lanud Iswahjudi, Rabu (24/3).

 

Sebelum mengadakan kunjungan ke Skadron-Skadron yang berada di Lanud Iswahjudi, Ramadhan Pohan beserta stafnya mengadakan tanya jawab dengan Komandan Lanud Iswahjudi Kolonel Pnb Ismono Wijayanto di ruang Briefing Malanud.

 

Kesiapan operasional pesawat dan masalah kesejahteraan prajurit yang berada di Lanud Iswahjudi menjadi topik tanya jawab dalam kunjungan tersebut, termasuk masalah anggaran yang dibutuhkan oleh Lanud Iswahjudi.

 

Dalam jawabannya Kolonel Pnb Ismono mengatakan bahwa, meskipun dengan terbatasanya anggaran Lanud Iswahjudi tahun 2009 mampu mewujudkan zero accident. Selama ini Lanud Iswahjudi tidak pernah menerima dukungan anggaran berupa uang cash yang digunakan untuk operasional pesawat akan tetapi hanya menerima spare part yang dibutuhkan.

 

Walaupun demikian Lanud Iswahjudi tidak cengeng dengan meminta-minta dukungan anggaran yang lebih, berapapun anggaran yang diterima instansi militer yang dulu berjuluk Lanud maospati tersebut selalu siap dan bertekad menggunakannya secara optimal.

Baca juga:  Pamen Lanud Sultan Hasanuddin Olah raga Bersama Polda Sulselbar

 

Lebih lanjut Kolonel Pnb Ismono mengatakan bahwa perihal kesejahteraan anggota yang terkait dengan perumahan dinas bagi anggota dirasakan sangat minim, karena dari 3119 anggota TNI AU yang bertugas di Lanud Iswahjudi baru tersedia sejumlah 968 unit rumah dinas. Kemudian masalah sertifikasi tanah yang ada di Lanud Iswahjudi, disampaikan bahwa Lanud Iswahjudi hanya bertugas untuk menjaga aset-aset negara yang berada didalamnya, termasuk aset-aset tanah milik negara.

 

Menurut Ramadhan Pohan, Komandan Lanud Iswahjudi merupakan sosok yang reformis. Hal tersebut diucapkan Ramadhan, ketika Kolonel Pnb Ismono Wijayanto menjawab pertanyaan dari stafnya mengenai keterbukaan anggaran bagi TNI, jika pemerintah sanggup memenuhi anggaran yang diajukan oleh Dephan.

 

Bersama staf Ramadhan Pohan sebelum ke Lanud Iswahjudi mengadakan kunjungan dijajaran TNI di wilayah Pacitan, Ponorogo, Madiun, Magetan dan Ngawi, guna mengetahui permasalahan yang dihadapi yang akan dijadikan bahan kajian di Komisi DPR RI, dengan harapan dapat membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel