Berita

LANUD IWJ GELAR WAYANG KULIT

Dibaca: 10 Oleh 13 Des 2010Tidak ada komentar
LANUD IWJ GELAR WAYANG KULIT
#TNIAU 

Sedikitnya 3000 orang yang berasal dari masyarakat sekitar Lanud Iswahjudi, memadati pagelaran wayang kulit yang digelar di Lapangan Angkasa/Gambiran Lanud Iswahjudi, semalam suntuk, Minggu(12/12) dengan dalang kondang Ki Anom Suroto.


Pagelaran wayang kulit yang digelar dengan lakon “Gatutkaca Dadi Jagoning Dewo” merupakan sebuah lakon tentang ujian para Dewa kepada Gatutkaca dalam menjalankan tugas hidupnya, merupakan salah satu budaya bangsa Indonesia yang juga sudah dikenal di mancanegara. Selain itu pagelaran wayang kulit juga merupakan salah satu upaya pelestarian kebudayaan nasional ditengah maraknya budaya global yang demikian gencar masuk dan mendesak budaya lokal.


Demikian dikatakan Kepala Staf TNI Angkatan Udara, Marsekal TNI Imam Sufaat S.IP., dalam sambutannya sebelum pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang dimaksudkan untuk menghibur warga dan masyarakat sekitar Lanud Iswahjudi.


Selain sebagai upaya pelestarian budaya bangsa menurut Kasau, pagelaran wayang kulit juga sabagai bentuk penghormatan terhadap karya besar seni budaya bangsa yang sangat luhur, yang memiliki nilai-nilai simbul filosofis dalam tataran kehidupan manusia, yang selalu mengisahkan interaksi antara manusia dengan sesama, manusia dengan alam serta manusia dengan Tuhan.


Pagelaran wayang kulit yang dimulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB tersebut juga menampilkan pelawak kondang Kirun Cs dan dihadiri Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat, S.I.P. beserta Ibu, Wakasau Marsekal Madya TNI, Sukirno K.S., para pejabat Koopsau I dan II, para pejabat Lanud Iswahjudi dan Insub, Bupati Magetan, Madiun/Kota, Ngawi, Ponorogo, serta para Muspida Koordinator.


Dalam kesempatan tersebut sebelum pagelaran wayang kulit semalam suntuk dimulai Kasau, Marsekal TNI Imam Sufaat S.IP., meyerahkan tokoh Gatutkoco kepada dalang Ki Anom Suroto. Sementara seluruh warga dan masyarakat sekitar Lanud Iswahjudi Nampak antusias mengikuti pagelaran budaya tersebut, karena selain tontonan yang sarat dengan tuntunan filosofi kehidupan tersebut dikemas dengan apik, juga diwarnai dengan berbagai macam door prize.

Baca juga:  Kasau Kunjungi Lanud ATS dan Wingdikum

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel