Berita

Lanud J.B. Soedirman Fasilitasi Konsultasi Publik Amdal Pembangunan Bandara J.B. Soedirman

By 10 Dec 2018 December 18th, 2018 No Comments
IMG-20181218-WA0004
#TNIAU #TNI-AU

TNI AU. Perkembangan pembangunan Bandar Udara Jenderal Besar Soedirman Purbalingga yang tahap 1 ditargetkan selesai pada akhir 2019 mendatang, kini mulai memasuki tahap pelaksanaan studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Untuk itu pada Jumat (7/12) telah dilaksanakan forum konsultasi publik Amdal pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman (JBS) yang diprakarsai oleh Angkasa Pura ll dan PT Sucofindo yang ditunjuk sebagai konsultan pelaksanaan studi Amdal Bandara JBS.

Konsultasi publik Amdal pembangunan Bandara ini dibuka langsung oleh Danlanud J.B. Soedirman Letkol Pnb Putu Sucahyadi, S.AP., M.Sc., MMS, dihadiri Pejabat Pemprov Jateng dan Pejabat Pemkab Purbalingga yang terkait, Para pejabat dijajaran Angkasa Pura ll, Camat Bukateja dan Camat Kemangkon, Kapolsek Bukateja dan Kemangkon, para Kades di wilayah Bukateja dan Kemangkon, tokoh masyarakat dan pemerhati lingkungan, serta 80 orang perwakilan masyarakat yang terdampak.

Dalam sambutannya Danlanud JBS mengatakan studi Amdal merupakan proses yang harus dilalui dalam rangka pembangunan Bandara JBS. “Studi Amdal salah satu proses yang harus dilalui sebelum adanya kegiatan konstruksi dan kegiatan konsutasi publik Amdal ini adalah tahapan yang wajib dilaksanakan dalam pelaksanaan studi Amdal dengan mengikutsertakan masyarakat terdampak termasuk Lanud JBS, dimana sekitar 60 Ha lahan Lanud akan dimanfaatkan untuk pembangunan Bandara tahap 1 ini dan Lanud siap mendukung studi Amdal Bandara ini khususnya di wilayah Lanud JBS agar lerlaksana dengan aman dan lancar,” ujar Danlanud.

Danlanud juga menambahkan bahwa keberadaan Bandara akan dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Purbalingga dan sekitarnya, sehingga masyarakat Purbalingga khususnya masyarakat terdampak diharapkan untuk ikut serta mendukung pelaksanaan studi Amdal ini dengan kooperatif dan apabila ada ganjalan, aspirasi serta saran agar dapat disampaikan dalam konsultasi publik ini maupun nanti dilapangan bisa berkomunikasi dengan pihak-pihak yang terkait. ”Jangan mudah tehasut atau terpengaruh dengan isu isu maupun provokasi dari pihak pihak tertentu untuk kepentingan yang kurang jelas sehingga akan menghambat studi Amdal bahkan bisa menjadi situasi tidak kondusif, lebih baik koordinasikan dan komunikasikan dengan pihak-pihak terkait dengan studi Amdal Bandara” tambah Danlanud.

Sementara itu Bapak Lukman dari PT Sucofindo (tenaga ahli) dalam sosialisasinya menyampaikan peraturan pemerintah dalam proses Amdal ini sesuai dengan PP No. 24/2018 dimana ketentuannya harus melibatkan masyarakat dan memaparkan proses studi Amdal yang dilaksanakan. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi oleh masyarakat dan pihak-pihak terkait degan studi Amdal pembangunan Bandara JBS.