Berita

Lanud Manuhua Laksanakan Penertiban Bangunan Liar

Dibaca: 5 Oleh 01 Feb 2016Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Aset tanah milik negara yang berada dibawah pengawasan Lanud Manuhua memang cukup luas, sehingga banyak sekali kemungkinan – kemungkinan terjadinya penyerobotan hak kepemilikan oleh oknum masyarakat yang akan dipergunakan secara pribadi. Penekanan dari Komandan Lanud Manuhua Kolonel Pnb Arif Widianto, S. AB. M. TR. (HAN), bahwa kita sebagai satuan yang diberikan tanggung jawab untuk mengawasi aset tersebut tidak boleh lengah akan kegiatan sekecil apapun yang berpotensi terjadinya upaya okupasi aset tanah milik negara oleh oknum masyarakat.

Untuk itu kegiatan patroli aset yang kerap kali dilakukan oleh seluruh personil Lanud Manuhua yang biasanya dilakukan tiap minggu keempat (minggu militer) sangat perlu dilakukan. Karna pelaksanaan kegiataan tersebut selain kita bisa melihat langsung keadaan dilapangan, kita sekaligus bisa melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang hak kepemilikan aset tanah negara, dengan tujuan dapat memperkecil kemungkinan terjadinya upaya penyerobotan hak kepemilikan.

Seperti halnya yang terjadi pagi ini, Berdasarkan dari hasil temuan patroli aset yang dilaksanakan hari rabu lalu, (27/1) sesuai dengan SERTIFIKAT TANAH NO P57 TAHUN 2000 dan diperkuat oleh keterangan dari anggota yang tinggal disekitar komplek ridge lanud manuhua, Danlanud Manuhua memerintahkan tim aset yang dipimpin langsung oleh Letkol Kal A. Mirza Sigit sebagai Kadislog sekaligus ketua tim aset Lanud Manuhua untuk melaksanakan penertiban dengan cara kordinasi secara persuasif dengan pemilik bangunan liar yang baru dibangun berada di atas tanah negara. Hal ini merupakan langkah awal untuk mengamankan aset negara, namun apabila langkah awal ini tidak membuahkan hasil, maka Danlanud Manuhua akan mengambil tindakan tegas, karena jelas dinyatakan dalam undang – undang no 5 tahun 1960 tentang pokok-pokok agraria, bahwa upaya mengokupasi aset tanah yang dilakukan oleh oknum masyarakat yang bukan pemiliknya untuk kepentingan pribadi dan dinyatakan secara De jure dan De facto didapati melanggar dapat dipidanakan sesuai dengan hukum yang berlaku. (Wmp/Bik)

Baca juga:  Anggota Lanud Wiriadinata Laksanakan Ziarah di TMP Kusumah Bangsa, Tasikmalaya

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel