Koopsau 2

LANUD NGURAH RAI

Dibaca: 331 Oleh 02 Feb 2017Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

DHUAJA DAN MOTTO PANGKALAN TNI AU NGURAH RAI

            Dhuaja Pangkalan TNI AU di jajaran Koopsau II sesuai Keputusan Kasau Nomor : Kep / 16 / XII / 1994, terdiri dari dua sisi. Sisi sebelah kiri tercantum gambar badge Koopsau II dan sisi sebelah kanan tercantum Lambang masing-masing Lanud. Bentuk Dhuaja empat persegi panjang, dengan ukuran panjang 90 cm, lebar 60 cm. Inti Lambang berbentuk perisai dengan ukuran 60 cmx 50 cm dibagi menjadi 2 bagian sama besar. Sebelah kanan gambar awan dengan warna biru muda dan sebelah kiri atas gambar mata angin warna kuning emas, ditengah gambar kilat warna merah dan di bawah gambar terdapat 3 buah anak panah warna merah, jumbai 7 cm, tinggi tiang 200 cm, garis tengah 4 cm.

            Mahkota tiang 25×15 cm berwujud burung Garuda berwarna kuning emas dengan sayap berkembang dan di bawahnya terletak bola dunia dengan peta wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia melambangkan media bergerak/ bertindak sebagai penegak kedaulatan Negara di udara/ dirgantara Nasional. Tali (chord) Dhuaja 120-140 cm.

Baca juga:  Lanud HLO Gelar Do’a bersama untuk peringati ke-72 HUT TNI AU

 LANUD NGURAH RAI

            Warna dasar Dhuaja Biru Langit dengan gambar dalam perisai sebagai berikut :

  1. Sisi kanan merah dan sisi kiri berwarna hijau tua.
  2. Sudut kanan bagian atas warna biru muda menggambarkan awan dengan lima lekukan.
  3. Sudut kiri bagian atas, gambar mata angin dengan warna kuning keemasan.
  4. Bagian tengah perisai, gambar kilat dengan warna merah.
  5. Bagian bawah perisai terdapat 3 buah anak panah berwarna merah dan pinggiran perisai berwarna hitam.
  6. Atas perisai tertulis nama pangkalan yang bersangkutan.
  7. Bawah perisai terdapat pita dengan warna kuning emas yang bertuliskan Motto dalam bahasa Sansekerta yang berbunyi “ PRAYATNA KERTA GEGANA”.

 

Isi dan Arti gambar dalam perisai :

 

Awan menggambarkan bahwa TNI Angkatan Udara menggunakan media udara atau dirgantara sebagai ruang berkorban bagi setiap Prajurit TNI Angkatan Udara dalam melaksanakan tugas.

Dengan demikian Motto “Prayatna Kerta Gegana” adalah kewaspadaan mengamankan udara / dirgantara, yang berarti bahwa pangkalan Udara sebagai ujung tombak TNI Angkatan Udara selalu waspada dalam mengamankan/ mengawal dan menegakkan kedaulatan Negara di udara / dirgantara nasional.

Baca juga:  Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turut Sambut Kedatangan RI -1

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel