Berita

LANUD NGURAH RAI LAKSANAKAN BAKTI SOSIAL

Dibaca: 7 Oleh 13 Jul 2011Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Dalam rangka peringatan ke-64 Hari Bhakti TNI Angkatan Udara, Lanud Ngurah Rai melaksanakan Bakti Sosial (12/07) di desa Rejasa, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali. Bakti sosial dalam bentuk pengobatan gratis ini, Lanud Ngurah Rai bekerjasama dengan Yayasan Kemanusiaan Indonesia (YKI) dengan membuka klinik-klinik diantaranya : pengobatan umum, pemeriksaan dan pengobatan mata, operasi katarak dan pembagian kacamata berikut obat-obatan tanpa dipungut biaya. Acara bakti sosial dibuka oleh Komandan Lanud Ngurah Rai, Letkol Pnb Jumarto dan dalam sambutannya menyatakan, sebagai wujud bakti TNI AU, Lanud Ngurah Rai kepada masyarakat, yang mewarisi jiwa patriotisme dan pengabdian para pahlawan, tokoh perintis TNI AU yang gugur pada peristiwa 64 tahun yang silam, tepatnya tanggal 29 Juli 1947, yang dijadikan sebagai Hari Bhakti TNI AU, maka setiap tahunnya TNI AU selalu melaksanakan kegiatan Bakti Sosial dan sekaligus Lanud Ngurah Rai melaksanakan kegiatan bakti sosial di desa Rejasa.

Selain acara bakti sosial, juga dilaksanakan penyerahan pohon secara simbolis dari Danlanud kepada Camat Penebel, sehari sebelumnya telah dibagikan sebanyak 5000 pohon kepada masyarakat desa Rejasa, dilanjutkan dengan penanaman pohon di halaman kantor Kepala Desa Rejasa. Penanaman pohon diawali oleh Danlanud Ngurah Rai dan diikuti Muspida kabupaten Tabanan, Camat Penebel dan perwakilan masyarakat.

Baca juga:  Danwingdikum Tutup Pendidikan Susbamejur Bintal, PLLU dan Adminpers

Sesuai penjelasan Danlanud, maksud dari acara pembagian dan penanaman pohon yaitu, mengajak masyarakat secara bersama-sama untuk mensukseskan dan mewujudkan program pemerintah provinsi Bali yaitu “Bali Go-Green” sebagai upaya untuk melestarikan lingkungan dan mengurangi pemanasan global sekaligus sebagai langkah positif menuju “Go-Green Indonesiaku”.

Hadir dalam acara bakti sosial dan penanaman pohon adalah para Muspida kabupaten Tabanan, para pejabat dan personel militer dan PNS lanud Ngurah Rai, ketua dan pengurus PIA AG Cab 5/D II, Camat Penebel, Kades dan perangkat desa Rejasa, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat desa Rejasa dan sekitarnya.

Di akhir acara pengobatan massal, tim pelaksana berhasil menangani pasien sebanyak 653 orang yang terdiri dari : 200 orang pasien pengobatan umum, 445 orang pasien mata dan 8 orang pasien untuk operasi katarak.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel