Berita

LANUD NGURAH RAI PERINGATI HARI PAHLAWAN DI RENON.

Dibaca: 10 Oleh 10 Nov 2014Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Personel Pangkalan TNI AU Ngurah Rai melaksanakan upacara peringatan ke- 69 Hari Pahlawan tahun 2014, bertempat di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar. Senin (10/11). Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Gubernur Bali I Made Mangku Pastika dengan peserta upacara terdiri dari Korpri, Pasukan TNI dan Polri termasuk anggota Lanud Ngurah Rai, Pelajar, Mahasiswa dan dihadiri oleh para pejabat Pemerintah Daerah,pejabat TNI dan POLRI se Propinsi Bali.

Acara dimulai pukul 08.00 Wita, diawali dengan laporan dari Komandan Upacara AKBP I N Carmadana kepada Inspektur Upacara, pengibaran bendera merah putih oleh paskibraka Provinsi Bali, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan Undang-Undang dasar 1945, pesan-pesan pahlawan dan sambutan Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa yang dibacakan oleh Gubernur Bali.

Menteri Sosial Republik Indonesia dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Inspektur Upacara menyampaikan bahwa dalam Sejarah perjalanan Bangsa dan Negara Indonesia menunjukkan bahwa untuk mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) diperlukan perjuangan panjang. NKRI tidak akan bisa berdiri menjadi negara yang merdeka berdaulat dan terhormat seperti saat ini, tanpa perjuangan para pejuang, pendiri bangsa dan pahlawan yang telah mengorbankan jiwa, raga, pikiran serta hartanya, kata Mensos.

Baca juga:  Upacara Kenaikan Pangkat Dan Wisuda Purnatugas Personel Lanud Sulaiman

Lebih lanjut Mensos mengatakan bahwa sejarah bangsa dan negara Indonesia mencatat, perjuangan untuk merebut kemerdekaan dan mendirikan NKRI membutuhkan ikatan persatuan dan kesatuan yang kuat. Komitmen para pejuang, pendiri bangsa dan para pahlawan untuk mempersatukan bangsa ini melahirkan sikap kepahlawanan, kesetiakawanan sosial serta menguatkan memori kolektif bangsa saat itu supaya berani bertindak nyata untuk melawan penjajahan dan ketertindasan akibat kolonialisme dan imperialisme.

Untuk itu kata Mensos, sikap kepahlawanan merupakan sebuah perwujudan tindakan dan pengorbanan yang penuh militansi. Sikap Kesetiakawanan Sosial adalah perwujuda n dari kepekaan sosial atau batin. Kita harus memaknai semua itu bukan hanya sekedar ungkapan saja, tetapi harus dijadikan sebagai kekuatan moral yang dapat diterapkan di semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara untuk Indonesia pada masa kini dan mendatang.

Peringatan Hari Pahlawan tahun 2014 Ini mengambil tema ”Pahlawanku Idolaku”. Tema tersebut dipilih di maksudkan untuk menggugah semangat kepah lawanan sebagai ukuran nilai, baik sebagai “panutan” maupun figur idola pencarian jati diri. 

Baca juga:  DETEKSI DINI BAHAYA KANKER SERVIKS

Untuk itu tema Pahlawanku Idolaku diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus, bahwa semangat juang dan semangat kebangsaan para pahlawan akan selalu terpatri di “dada” setiap insan Indonesia dan menjadi kebanggaan atau idola sepanjang masa, ungkap Mensos.

Peringatan Hari pahlawan tahun ini dimeriahkan acara pelepasan pasukan napak tilas Ciung Wanara dari Pemuda Panca Marga (PPM), dan para pelajar, serta marching band Universitas Udayana oleh Gubernur Bali. Pasukan Ciung Wanara merupakan Pasukan Khusus I Gusti Ngurah Rai ketika terjadi pertempuran . Peristiwa besar inilah yang kemudian dicatat sebagai peristiwa Puputan Margarana. Puputan Margarana adalah sejarah penting tonggak perjuangan rakyat Indonesia. 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel