TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Lanud Padang Bersama Pemko Padang Gelar Latihan Simulasi Mutigasi Tsunami

By 03 Oct 2014Berita
indonesianf16pesawat0170_tniau

Dalam rangka memperingati 5 tahun gempa dahsyat berkekuatan 7,6 SR melanda Kota Padang Rabu 30 September 2009 lalu, Pemko Padang bersama Lanud Padang mengadakan latihan simulasi mutigasi bencana, dengan melibatkan beberapa instansi seperti, BNPB, Basarnas, PMI, SAR Rajawali, RAPI, ORARI, TNI-Polri dan Kelompok Siaga Bencana (KSB) melibatkan sekitar seribu orang. Jumat, (3/10)

Menurut Danlanud Padang Mohammad Apon ST, MPA mengatakan bencana merupakan suatu kejadian yang tidak dapat di prediksi sebelumnya, tidak dapat diantisipasi, datang tiba-tiba dan bersifat merusak.

Latihan ini diharapkan dapat memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat Padang tentang langkah-langkah penanggulangan bencana, dimulai dari pencegahan, mitigasi dan kesiapsiagaan untuk tahap sebelum terjadi bencana, tanggap darurat saat terjadi bencana dan rehabilitasi serta kontruksi untuk sesudah terjadi bencana agar masyarakat nantinya mampu memberikan pertolongan kepada dirinya sendiri, masyarakat sekitarnya serta mampu berkoordinasi dan bekerjasama dengan pihak-pihak yang terlibat langsung dalam penanggulangan bencana baik bencana sosial maupun bencana alam tuturnya.

Simulasi latihan mengambil lokasi mulai dari kawasan Simpang Brimob, Lubuk Buaya terus menuju By Pass Km 25 serta kawasan Koto Tangah yang dekat dengan laut. Simulasi bertujuan agar mereka siap menghadapi bencana gempa dan tsunami jika terjadi. Dan setidaknya mereka sudah tahu, apa yang harus dilakukan untuk menyelamatkan diri pada saat terjadinya gempa dan tsunami tersebut jika terjadi. Simulasi sengaja dilaksanakan pada saat warga sedang sibuk beraktivitas, supaya mengetahui berapa lama mereka menempuh jalur evakuasi hingga sampai di zona aman atau tempat penampungan. Simulasi dimulai setelah terdengarnya bunyi sirene peringatan tsunami, lima menit setelah terjadi gempa. Setelah itu, warga yang berada disepanjang pantai termasuk zona merah, diharuskan keluar rumah menyelamatkan diri dengan tidak menggunakan kendaraan supaya tidak menghambat di jalur evakuasi dan menimbulkan kemacetan arus lalu lintas. Simulasi yang dilaksanakan berjalan sukses, seluruh warga mengikuti arahan dari petugas dengan baik. Semua sampai dilokasi penampungan, By Pass sebelum prediksi gelombang tsunami melanda daratan. Namun 30 menit rentang waktu yang ditentukan, masih ada beberapa warga yang terlambat beberapa menit sampai di zona aman.

Leave a Reply

Verifikasi CAPTCHA *

Lanud Padang Bersama Pemko Padang Gelar Latihan Simulasi Mutigasi Tsunami