Berita

LANUD PADANG DIJADIKAN PUSAT LATIHAN PAM PEMILU OLEH POLDA SUMBAR

Dibaca: 21 Oleh 28 Feb 2014Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Pangkalan TNI Angkatan Udara Padang di jadikan pusat latihan pengamanan Pemilu tahun 2014 oleh Polda Sumatera-Barat Kamis, (27/2). alam simulasi tidak hanya pengamanan dalam menghadapi pengacau pemilu, namun juga termasuk pengamanan logistik pemilu dan pendistribusiannya, termasuk juga di TPS pada hari H pelaksanaan pemilu. Simulasi yang mengerahkan 1.500 lebih personel Polda Sumbar dan jajarannya serta turut hadir , Muspida Tk I Sumbar, Bawaslu dan KPU Sumbar maupun perwakilan partai politik. Kapolda Sumbar Brigjend Noer Ali saat usai menutup latihan mengatakan kegiatan latihan hari ini merupakan puncak dari latihan sebelumnya yang dilakukan di masing-masing satuan di persiapkan untuk mengantisipasi apabila terjadi situasi yang tidak kita inginkan bersama. Tujuan simulasi tersebut melatih para personil dalam tugas yang disandang nantinya dalam Pam Pemilu. Masing-masing tugas personil pun telah dipersiapkan, yakni berperan dalam tindakan yang bersifat preemtif, prefentif dan represif yang terukur. Selain itu pihaknya meminta seluruh jajaran Polda Sumbar untuk menjaga hubungan yang sinergitas dengan TNI demi tugas menjaga keamanan NKRI jelasnya.

Baca juga:  LANUD ABD LATIHAN DEFILE UNTUK HUT TNI

Sementara itu Danlanud Padang Ltk Pnb HKD Handaka, S.sos, MM menambahkan kegiatan latihan pengamanan Pemilu harus kita dukung secara maksimal guna memantapkan kesiapan Polda Sumbar dalam mengamankan Pemilu tahun 2014. Polda harus mampu mengantisipasi setiap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Jika nantinya di dalam tahapan pemilu terjadi ancaman yang mengganggu ketertiban masyarakat dan menjadi ancaman yang serius kita juga siap memberikan bantuan perkuatan apabila di perlukan setiap saat sesuai dengan mekanisme aturan yang berlaku, ujarnya.

Dalam latihan ini Polda Sumbar menerjukan berbagai peralatan berat seperti kendaraan taktis (Rantis) Barakuda, Mobil Water Canon, Jihandak, Pasukan pengendali masa (Dalmas), Pasukan pengurai masa, Tim Dvi, dan Anjing pelacak K-9.Tercatat 6 skenario simulasi yang telah dipersiapkan, yakni simulasi pengawalan logistik, simulasi penanganan unjuk rasa dan rusuh massal, simulasi pengawalan para Calon Legislatif (Caleg) dalam menghadapi situasi ancaman, simulasi Pam Tempat Pemungutan Suara (TPS) serta simulasi evakuasi petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam menghadapi situasi yang tidak pasti (Kontijensi).

Baca juga:  Pemberangkatan Pasukan Napak Tilas Operasi Serigala

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel