Berita

LANUD PADANG TANGGAP BENCANA KORBAN BANJIR BANDANG DI KECAMATAN PAUH

Dibaca: 15 Oleh 27 Jul 2012Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Pangkalan TNI Angkatan Udara Padang melaksanakan tugas Tanggap Bencana penanganan korban akibat bandang banjir bertempat di Kampung Ulu Gadut Kelurahan Limau Manis Selatan Kecamatan Pauh Padang Sumatera Barat, Kamis (26/7). Musibah Banjir Bandang yang terjadi pada hari selasa belum lamaii,  di awali dengan hujan deras di sertai angin kencang berlangsung kurang lebih tiga jam yang terjadi sejak sore itu melanda Kota Padang. Akibat peristiwa ini dilaporkan 8 orang meninggal,35 rumah rusak berat, 7 rusak ringan dan 15 rumah warga masih terendan air.

Menurut Komandan Lanud Padang Letkol PNB Fairlayanto, ST mengatakan hari ini kita tugaskan beberapa personil Lanud Padang dengan misi Tanggap Bencana penanganan korban akibat banjir bandang. Harapanya dengan kehadiran kita dapat membantu masyarakat yang sedang di landa musibah banjir bandang. Selain itu kita terjunkan juga tenaga medis dokter lapangan yang membawa obat-obatan serta sejumlah sumbangan lainya dari warga Lanud Padang jelasnya.

Sementara itu Herman Muluk Ketua LKM Limau Manis ucapnya melalui saluran telepon di terima Kapentak Lanud Padang menambahkan kami ucapkan banyak terima Kasih kepada pihak Lanud Padang atas bantuanya. Dengan kehadiran prajurit Lanud sangat bermanfaat untuk menangani para korban banjir bandang di kelurahan Limau Manis. Rencananya kita bersama masyarakat lainya akan mendirikan dapur umum dan hunian sementara untuk menampung masyarakat yang rumahnya rusak –parah ujarnya.

Baca juga:  JAM KOMANDAN PUSDIKLAT PASKHAS KEPADA SISWA KTB A-11

Dalam misi Tanggap Bencana ini Tim Lanud Padang dipimpin oleh Letda Adm Dimas dengan kekuatan sepuluh personil. Selain membangun tenda darurat tim ini jaga akan membantu masyarakat terutama yang rumahnya hanyut terbawa arus tinggal bebatuan yang tersisa Disamping itu perkirakan masih banyak masyarakat yang perlu mendapat pertolangan, kondisi darurat kita harus bekerja keras dan siaga 24 jam untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel