Berita

Lanud Palembang Berikan Pembekalan Tentang Disiplin Dan Jiwa Korsa Kepada Petugas Haji Embarkasi Palembang

Dibaca: 12 Oleh 24 Jun 2016Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Jiwa korsa dapat diartikan sebagai rasa hormat, kesetiaan, kesadaran dan semangat kebersamaan sehingga memunculkan rasa senasib sepenanggungan, perasaan solidaritas, semangat persatuan dan kesatuan serta tidak mementingkan diri sendiri atau golongan. Dalam jiwa korsa terkandung inisiatif, tanggung jawab, loyalitas dan dedikasi sehingga sangat penting diterapkan dikalangan militer, lingkungan maupun organisasi karena jiwa korsa yang baik akan menciptakan disiplin ketertiban, moril dan motivasi. Pemupukan jiwa korsa secara baik dapat meningkatkan ketrampilan profesi sehingga akan timbul rasa malu apabila tidak mampu melaksanakan peran dan tugas yang diemban secara baik. Keberadaan jiwa korsa adalah sangat baik karena diibaratkan tubuh dimana setiap anggota memiliki tugas dan fungsi yang berbeda tetapi saling menentukan keberhasilan tujuan. Ketika salah satu anggota menjalankan tugas dan fungsi tertentu pada hakekatnya seluruh anggota harus turut melaksanakannya. Begitu juga ketika anggota tubuh tertentu tersakiti, maka anggota tubuh yang lain juga merasa tersakiti. Analoginya tangan kanan tubuh akan spontan menepuk nyamuk yang menggigit tangan kirinya atau kaki kiri akan spontan menyepak tikus yang menggigit jempol kaki kanan.

Baca juga:  Diklat Pramugari TNI AU di Lanud Halim Resmi Ditutup

Demikian antara lain disampaikan oleh Kepala Hukum Lanud Palembang, Kapten Sus Tri Antoni, SH. pada pembekalan tentang disiplin dan jiwa korsa kepada peserta pelatihan calon petugas haji yang menyertai jemaah haji Indonesia dari embarkasi Palembang di Asrama Haji Palembang, Selasa (24/5).

Peserta pelatihan berjumlah 64 orang terdiri dari TPHI Provinsi Sumsel dan TPHI Babel serta tenaga medis terdiri Dokter dan Perawat dari Provinsi Sumsel dan Provinsi Babel.

Diharapkan dengan penanaman disiplin dan jiwa korsa, para peserta pelatihan calon petugas haji embarkasi Palembang dalam melaksanakan peran dan fungsi tugasnya akan lebih professional sekaligus taat hukum, netral, rasional, demokratik, inovatif, mandiri, memiliki integritas tinggi serta menjunjung tinggi etika administrasi publik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya calon jemaah haji Indonesia. (Pentak Lanud Palembang).

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel